Dirjen Pendidikan Islam Kemenag M Ali Ramdhani (empat dari kanan) bersama personel grup band Gigi, saat peluncuran PeaceSantren, di Kantor Kemenag, Jakarta, Rabu (13/3/2024). Foto: Humas Kemenag
JAKARTA, (ERAKINI) - Kementerian Agama (Kemenag) menggelar acara bertajuk PeaceSantren untuk terus menggaungkan pesan perdamaian dan semangat persaudaraan di bulan Ramadhan 1445 H. Kemenag menggandeng grup band Gigi dan untuk menguatkan pesan perdamaian di bulan penuh kasih sayang ini.
Grup band Gigi menyambut positif acara yang digelar Kemenag ini. Sang basis Thomas Ramdhan menilai tema yang diusung Kemenag ini memiliki makna yang dalam.
"Buat kami judulnya (PeaceSantren) punya makna mendalam. Kami merupakan pengusung perdamaian di Indonesia, jadi kami menyambut positif acara ini," ujar Thomas yang hadir dalam peluncuran PeaceSantren, di Kantor Kemenag, Jakarta, Rabu (13/3/2024)..
Hal senada diungkapkan sang vokalis Gigi, Tubagus Armand Maulana. Ia menyebut Gigi terakhir kali menggelar tour Ramadhan pada tahun 2016 lalu. "Terima kasih Kemenag sudah membawa Gigi. Memperkenalkan lagi album perdamaian kepada santri," katanya.
Arman mengatakan, selama Tour PeaceSantren, Gigi mempersiapkan sekitar 70 lagu bertemakan religi dan perdamaian. Gigi akan tampil full band setiap pukul 16.00 WIB atau jelang berbuka puasa. Mereka siap menemani para santri dan warga sekitar pesantren ngabuburit dengan lagu-lagu hitsnya. Ia percaya dengan musik bisa membawa keceriaan dan kedamaian.
Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Islam Kemenag M Ali Ramdhani mengatakan, pihaknya sengaja menggandeng musisi Tanah Air karena pesan perdamaian lebih mudah tersampaikan melalui seni. Gigi selama ini dikenal sebagai grup musik yang menggaungkan pesan perdamaian lewat lagu-lagunya.
"Mari kita mencintai Indonesia dengan riang gembira. Salah satunya dengan menghadirkan grup band Gigi untuk melakukan aktivitas menyiarkan perdamaian," kata Ali Ramdhani.
Ia menjelaskan, PeaceSantren akan digelar dalam bentuk Roadshow “Ngabuburit Ramadhan 1445 H” yang diselenggarakan secara bergiliran di lima kota Pulau Jawa, yaitu Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur.
Pemilihan tuan rumah berdasarkan pada kota-kota yang sangat kental akan budaya pesantren, termasuk tradisi selama Ramadhan.
Menurut Ali Ramdhan, komunitas pesantren selama ini telah terbukti berhasil membina keharmonisan dalam kehidupan sosial para santri, meskipun mereka berasal dari kemajemukan asal usul suku, latar belakang dan karakter. Bahkan, komunitas pesantren nyata mampu berbaur dan memberikan banyak efek positif kepada masyarakat sekitarnya.
“Belajar dari pesantren inilah kita akan menyebarkan pesan damai kepada seluruh elemen anak bangsa, agar kita kembali hidup rukun dan damai,” sebutnya. “Ini juga menjadi bagian dari ikhtiar kita membumikan pesan penguatan moderasi beragama dalam kemasan yang lebih segar,” lanjutnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Waryono mengatakan, terdapat lima pesantren yang menjadi tuan rumah PeaceSantren. “Setiap lokasi Acara akan diisi dengan Pidato Perdamaian Gus Men Yaqut Cholil Qoumas, Panggung Cinta Gigi dan Padi, serta Pasar Rakyat,” jelas Waryono.
PeaceSantren menggunakan logo yang merupakan gabungan antara simbol Hati dan huruf P (Pesantren). Bentuk hati, adalah simbolisasi dari rasa cinta atau love atau al-hub. Simbol hati yang berlapis dengan beragam warna, menandakan perbedaan yang jika menyatu akan membentuk sebuah harmonisasi warna yang sangat indah dan menimbulkan kegembiraan bagi yang melihatnya. “Maka, melalui bahasa cinta ini kami ingin menyampaikan pesan damai dari pesantren,” sebutnya.
Berikut 5 lokasi acara PeaceSantren dan jadwalnya:
1. Pesantren Az Ziyadah Jakarta Timur
Jadwal: Sabtu, 16 Maret 2024