5 Jokes Komeng Maju Caleg DPD yang Mengocok Perut, dari Jual Rumah Tetangga hingga Restoran Sederhana
Thomas Pulungan








Komeng dikenal luas masyarakat Indonesia sebagai komedian. Tak heran, bila pencalonannya dibumbui dengan banyak candaan dan humor. Bahkan, banyak pemilih yang dibuat kaget dan ketawa begitu membuka surat suara Caleg DPD. Dalam surat suara itu terpampang foto Komeng dengan pose yang unik dan jenaka.
Dalam pencalonannya sebagai Caleg DPD, banyak jokes (trik lucu) dari sang komedian yang mengundak gelak tawa. Berikut sejumlah jokes Komeng yang bikin ngakak, dirangkum Erakini, Jumat (16/2/2024).
1. Jual Rumah Tetangga
Saat tampil di sebuah acara stand-up comedy, Komeng pernah membawa tema tentang perjuangannya maju sebagai anggota DPD. Berikut kutipannya:
"Untuk menjadi Dewan saya perlu modal yang besar. Rumah mau dijual, emak enggak marah, bapak enggak marah, keluarga enggak marah (tapi) tetangga yang marah. Orang rumah dia yang gue jual," ujar Komeng dalam aksinya di panggung stand up comedy tersebut.
2. Pasang Pas Foto 3 x 4
Pemasangan foto di surat suara Pemilu 2024 ternyata sudah ia kisahkan dalam aksinya di stand up comedy tersebut. Masih dalam penampilan yang sama, Komeng bercerita orang-orang yang tidak mengenal dirinya lantaran kesalahan dari timsesnya. Tapi cerita di stand up comedy tersebut berbanding terbalik dengan kenyataan. Justru banyak pemilih mencoblos lantaran foto kecilnya di surat suara.
"Duit udah dapet buat modal akhirnya saya membuat timses. Saya kumpulin orang-orang semua, warga saya kumpulin, ada (jumlahnya) 102. Yang dua tambahan, daus Mini sama Adul. Kita akan memulai kampanye, sebarkan foto saya," ucap Komeng.
"Saat saya keluar rumah mau kampanye, orang-orang nggak kenal. Ini orang gimana sih, foto saya sudah saya sebar kok enggak pada kenal. Saya lihat, ternyata foto 3 X 4 yang disebar," ucap Komeng mengocok perut penonton.
3. Ngopi di Senayan Tunggu Panggilan
Pada hari pencoblosan, seorang wartawan senior mengabarkan viralnya Komeng di Twitter. Sang wartawaan pun mendoakan agar Komeng benaran lolos ke Senayan menjadi anggota DPD. Tapi bukan Komeng namanya kalau tidak meresponsnya dengan candaan. " Ini Ane uda di Senayan, Pa. Di daerah patal lg ngopi Biar dekat kalau ada panggilan, " jawab Komeng.
4. Indonesia Banyak Suku, Termasuk Suku Cadang
Dalam wawancara dengan salah satu stasiun televisi, Komeng mengungkapkan ingin memperjuangkan agar Indonesia semakin mendunia lewat budaya dan seninya, sama seperti Korea Selatan.
Komeng melalui lembaga DPD akan memperjuangkan agar keberagaman suku, budaya, dan kesenian Indonesia bisa lebih mendunia. Tapi, di tengah obrolan serius tersebut, ada saja terselip jokes yang mengundang tawa.
"Kita kan lebih luas dari Korea Selatan dan lebih beragam suku-sukunya. Suku Sunda, Suku Jawa, sukuriti, suku cadang, hampir semua ada di Indonesia, masa kita enggak bisa," katanya bersoloroh.
5. Biaya Kampanye Minim, tapi Restoran Sederhana Tetap Saja Mahal
Dalam wawancara dengan stasiun TV, Komeng mendapat materi pertanyaan tergolong cukup berat. "Mas Komeng ini yang juga menjadi perhatian juga adalah, mas Komeng trending topic di sosial media X, terus bisa dikatakan juga maju tanpa partai, tidak kampanye gede-gedean, atau bisa dikatakan dengan modal yang sederhana. Anda bisa komentar apa terkait hal ini?" tanya host.
Awalnya Komeng dengan lugas menjawabnya pertanyaan tersebut. Komeng mengaku memang tidak melakukan kampanye besar-besaran untuk maju sebagai Caleg DPD. Ia ingin membuktikan bahwa biaya untuk terjun ke politik tidak selalu mengeluarkan modal besar. Hal yang dibutuhkan tidak selalu uang banyak.
Tapi bukan Komeng namanya kalau tidak bercanda. "Memang itu yang saya beritahukan kepada masyarakat. Katanya politik itu mahal, ternyata nggak, dan sedangkan tas saya isinya kosong. Jadi saya tidak menggunakan itu (uang). Maksud saya, mau kasih tahu, ya bisalah dengan cara sederhana. Karena sesederhananya (restoran) Sederhana itu mahal kalau saya lihat. Tunjang aja udah berapa di sana, belum ati empela," kata Komeng yang membuat host tertawa.

