Komedian Alfiansyah Bustami alias Komeng dipastikan melenggang mulus ke Senayan setelah perolehan suaranya terus meroket. Foto: Instagram @komeng.original
JAKARTA, (ERAKINI) -Komedian Komeng bukan spontan dan ujug-ujug mencalonkan diri menjadi anggota DPD RI. Ia sudah mempersiapkan sejumlah program jitu sehingga kehadirannya di lembaga tinggi negara itu bukan sekadar lucu-lucuan.
Komedian bernama asli Alfiansyah Bustami ini dipastikan melenggang mulus ke Senayan setelah perolehan suaranya terus meroket pada Pemilu 2024. Hingga Jumat pagi, Caleg itu sudah meraup 700.000 lebih suara. Sementara batas minimal perolehan suara dari Dapil Jawa Barat agar lolos menjadi anggota DPD, hanya 5.000 suara.
Publik kini dibuat penasaran seperti apa jadinya jika Komeng duduk di Senayan. Sebab, selama ini Komeng dikenal komedian papan atas, yang mana setiap tindak tanduknya selalu dibumbui candaan dan keisengan.
Untuk diketahui, DPD atau Dewan Perwakilan Daerah yang sebelum tahun 2004 disebut Fraksi Utusan Daerah, merupakan lembaga tinggi negara dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Mengutip laman resmi DPD, Jumat (16/2/2024). lembaga ini memiliki fungsi dan tugas yang tidak sembarangan.
Mengacu pada ketentuan Pasal 22D UUD 1945 dan Tata Tertib DPD RI bahwa sebagai lembaga legislatif DPD RI mempunyai fungsi legislasi, pengawasan dan penganggaran yang dijalankan dalam kerangka fungsi representasi.
DPD juga memiliki tugas dan kewenangan mengajukan usul Rancangan Undang-Undang (RUU) kepada DPR RI berkaitan dengan otonomi daerah, hubungan pusat dan daerah, pembentukan dan pemekaran serta penggabungan daerah, pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya ekonomi lainnya, serta yang berkaitan dengan perimbangan keuangan pusat dan daerah.
DPD juga turut serta dalam pembahasan RUU tersebut hingga melakukan pengawasan atas pelaksanaan UU. Lantas bagaimana Komeng bakal menjalankan tugas dan fungsi penting anggota DPD tersebut?
Dalam wawancara dengan salah satu stasiun televisi swasta, terungkap jika Komeng ternyata memiliki visi-misi yang bukan kaleng-kaleng. Komeng maju sebagai Caleg DPD bukan sekadar lucu-lucuan. Tapi ia ingin menjadikan Indonesia seperti Korea Selatan dalam hal budaya dan seni.
Komeng ingin Indonesia menjadikan budaya dan seninya untuk bisa lebih dikenal dan disukai oleh pasar internasional. Ia ingin Indonesia mencontoh industri hiburan Korea Selatan yang digandrungi hampir seluruh masyarakat dunia, sehingga bisa mendatangkan APBN dalam jumlah fantastis.
Untuk itu, Komeng melalui lembaga DPD akan memperjuangkan agar keberagaman suku, budaya, dan kesenian Indonesia bisa lebih mendunia.
"Saya pengen seperti Korea Selatan, bisa menjajah negara lain dengan seni dan budaya. Karena itu pemasukannya dari seni budaya itu hampir double digit buat APBN negaranya," katanya.
"Kita kan lebih luas dari Korea Selatan dan lebih beragam suku-sukunya. Suku Sunda, Suku Jawa, sukuriti, suku cadang, hampir semua ada di Indonesia, masa kita enggak bisa," katanya bersoloroh.
Saat mendaftarkan diri menjadi anggota DPD di KPU Jawa Barat pada 14 Mei 2023, Komeng menyampaikan hendak mewujudkan cara-cara yang lebih baik dalam memperbaiki kondisi negara, selain melalui satire atau senjata yang sering dipakainya untuk mengkritik negeri ini.
"Seniman tuh selalu ber-satire, mungkin tidak mempan dengan satire-satire. Apakah dari DPD ini bisa untuk mewujudkan satire tersebut. Saya juga belum tahu, karena belum mencoba," kata Komeng kala itu.