Mengenang Nurul Qomar: Pelawak, Politisi hingga Rektor Universitas Muhadi Setiabudi
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) – Dunia hiburan Indonesia berduka. Pelawak sekaligus aktor terkenal, Nurul Qomar, telah meninggal dunia pada Rabu (8/1/2025) sore. Kabar duka ini diumumkan oleh rekan sesama artis, Jarwo, melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @jarwkuat.
"Innalillahi wa innailaihirooji'un. Telah berpulang ke rahmatullah komedian H Nurul Qomar," tulis Jarwo Kwat.
Nurul Qomar, yang dikenal akrab dengan nama Abah Qomar, lahir di Jakarta pada 11 Maret 1960. Ia merupakan anak pertama dari tujuh bersaudara, yang berasal dari keluarga besar Cirebon, Jawa Barat.
Kariernya di dunia hiburan dimulai sebagai anggota grup lawak legendaris Empat Sekawan, bersama Derry, Eman, dan Ginanjar. Mereka dikenal lewat komedi situasi "Lika-Liku Laki-Laki", yang menjadi salah satu program paling ikonik di layar kaca Indonesia.
Namun, perjalanan hidup Abah Qomar tidak berhenti di dunia hiburan. Pada 2004, ia terjun ke dunia politik dengan bergabung bersama Partai Demokrat, dan sukses menjadi anggota DPR RI selama dua periode (2004-2014). Peran politiknya menunjukkan sisi lain dari Abah Qomar yang tidak hanya berbakat di bidang komedi, namun juga memiliki kepedulian terhadap masyarakat.
Di luar dunia hiburan dan politik, Abah Qomar juga pernah mengukir prestasi di dunia pendidikan. Pada tahun 2017, ia diangkat menjadi Rektor Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS), sebuah perguruan tinggi swasta yang terletak di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Namun, masa jabatannya tidak berlangsung lama.

















