Search

Usai Taklukkan Taipei 101, Alex Honnold Pulang Kampung Cari Tantangan Baru lewat Serial TV

JAKARTA, (ERAKINI) – Setelah sukses menaklukkan gedung Taipei 101, Alex Honnold kembali bersiap mengajak penonton ke petualangan burunya. Kali ini, pemanjat tebing legendaris yang dikenal lewat film dokumenter Free Solo itu memilih pulang kampung. 

Honnold akan membintangi serial perjalanan yang berlatar di negara bagian asalnya, Nevada. Dilansir TV Insider, serial tersebut berjudul "Get A Little Out There With Alex Honnold", dan menjadi program perjalanan pertama yang dibintangi langsung oleh Honnold. Acara ini diproduksi bersama Outside TV dan Travel Nevada, terdiri dari lima episode, serta dijadwalkan tayang perdana di Outside TV pada 26 Februari mendatang.

Dalam deskripsi resminya, serial TV ini menggambarkan Honnold sebagai sosok pemanjat kelas dunia yang terbiasa hidup di batas kemampuan. Itulah salah satu alasan ia memilih menetap di Las Vegas, yang hanya berjarak beberapa menit dari sejumlah lokasi panjat terbaik di dunia. Namun, meski telah menjelajahi banyak tempat dan menghadapi berbagai tantangan ekstrem, negara bagian Nevada tetap menyimpan banyak kejutan baginya.

Dalam trailer resmi, Honnold mengungkapkan bahwa serial ini menjadi babak baru dalam petualangannya. “Saya telah menghabiskan hidup mengejar hal-hal yang tampaknya mustahil. Sekarang, saya berkeliling negara bagian asal saya, Nevada, untuk mencari petualangan baru. Dan di sini, pegunungan bukan satu-satunya tempat untuk sedikit keluar dari zona nyaman,” ujarnya.

Tak hanya menampilkan aksi panjat bebas khasnya, "Get A Little Out There" juga memperlihatkan sisi lain Nevada yang unik dan tak biasa. Honnold menjelajahi berbagai tempat persinggahan lokal dengan daya tarik nyentrik, mulai dari motel bertema badut, bar yang dihuni seekor keledai, hingga toko hobi milik pemilik eksentrik yang bepergian dengan kursi terikat di punggungnya.

“Misi saya adalah mendatangi tempat-tempat yang belum pernah saya kunjungi dan bertemu orang-orang penuh semangat yang tinggal di sana,” kata Honnold.  “Saya ingin mengeksplorasi hal-hal yang aneh namun menyenangkan, bahkan yang ganjil dan tak lazim. Dari persinggahan pinggir jalan hingga sudut-sudut liar negara bagian ini, saya menemukan kembali tempat yang saya sebut rumah,” lanjutnya.

Sejumlah nama besar dunia panjat juga akan tampil sebagai tamu spesial dalam serial ini, di antaranya Tommy Caldwell, Cedar Wright, dan Peyton Thomas.

Alex Honnold baru saja berhasil melakukan aksi gilanya yang mempertaruhkan nyawa saat mendaki salah satu gedung pencakar langit tertinggi di dunia, Taipei 101, pada Minggu (25/1/2026).  

Pemanjat profesional asal Amerika Serikat, itu menghadirkan momen yang tak terlupakan bagi para penggemar ketika ia berdiri di puncak gedung 101 lantai  dan melambaikan tangan ke arah penonton di bawah dengan senyum di wajahnya. Yang lebih mencengangkan, aksi tersebut ia lakukan tanpa menggunakan tali maupun perlengkapan pengaman apa pun.

Menara Taipei 101 memiliki ketinggian 508 meter (1.667 kaki). Ia memanfaatkan tonjolan kecil berbentuk huruf L sebagai pijakan kaki di salah satu sudut gedung Taipei 101. Bangunan setinggi 101 lantai itu terbagi dalam delapan segmen, dan Honnold menggunakan balkon-balkon di beberapa lantai sebagai tempat beristirahat di tengah pendakian.

Aksi panjat free solo Alex Honnold di Taipei 101 disiarkan secara langsung oleh Netflix dengan jeda waktu 10 detik. Awalnya, acara tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (24/1), namun terpaksa ditunda akibat hujan. 

Honnold memang bukan pemanjat pertama yang menaklukkan Taipei 101, tetapi ia menjadi yang pertama melakukannya tanpa menggunakan tali. Ia hanya mengandalkan tangan kosong serta kantong kapur untuk membantu cengkeraman.

Honnold yang kini berusia 40 tahun mulai mendaki sejak usia sangat muda dan mulai dikenal luas pada awal usia 20-an. Namanya melambung ketika ia menjadi orang pertama yang berhasil melakukan free solo climb di El Capitan, formasi batu vertikal di Taman Nasional Yosemite, California, pada 2017. Sejak saat itu, ia terus mendaki dan mencatatkan berbagai rekor baru.