Lantas apa itu penyakit kanker usus besar? Dikutip dari laman resmi Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan, Kemenkes, kanker usus besar adalah tumor ganas di usus besar yang ditandai dengan perubahan pola buang air besar secara terus-menerus. Penyakit ini sering kali berawal dari tumor jinak yang disebut polip.
Penyebab kanker usus besar belum diketahui dengan jelas. Namun ada beberapa hal yang diduga dapat meningkatkan risiko seseorang menderita kanker usus besar. Antara lain jarang makan serat, terlalu banyak mengonsumsi daging merah dan lemak, kebiasaan merokok, konsumsi minuman beralkohol, dan jarang berolah raga.
Selain itu, terdapat beberapa kondisi atau penyakit yang bisa meningkatkan risiko seseorang terkena kanker usus besar, yaitu:
1. Memiliki orang tua atau saudara kandung yang menderita kanker usus besar
2. Menderita polip usus
3. Menderita berat badan berlebih atau obesitas
4. Menderita diabetes
5. Menderita penyakit radang usus
6. Pernah menjalani radioterapi di bagian perut
7. Menderita kelainan genetik yang disebut familial adenomatous polyposis (FAP) atau sindrom lynch
8. Berusia di atas 50 tahun
Gejala kanker usus besar pada stadium awal terkadang tidak terasa atau bahkan tidak muncul sama sekali. Walaupun demikian, ada beberapa gejala yang dapat muncul pada kanker usus besar stadium awal, yaitu:
1. Diare atau sembelit.
2. Perut kembung.
3. Kram atau sakit perut.
4. Perubahan bentuk dan warna tinja.
5. BAB berdarah.
Jika sudah memasuki stadium lanjut, penderita kanker usus besar dapat mengalami gejala berupa:
1. Kelelahan.
2. Sering merasa BAB tidak tuntas.
3. Perubahan pada bentuk tinja yang terjadi lebih dari sebulan.
4. Berat badan turun drastis.
Jika sering mengalami gejala-gejala tersebut, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter. Makin awal terdeteksi kemungkinan kanker usus besar untuk sembuh juga akan makin besar.
Berdasarkan tingkat keparahannya, kanker usus besar terbagi menjadi beberapa stadium, yaitu:
Stadium 1
Pada tahap ini, kanker hanya tumbuh di dalam usus besar.
Stadium 2
Pada tahap ini, kanker telah menembus dinding usus besar.
Stadium 3
Pada tahap ini, kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening yang letaknya berdekatan dengan usus besar.
Stadium 4
Stadium ini merupakan tingkat paling parah dari kanker usus besar. Pada stadium ini, kanker telah menyebar jauh dan menyerang organ tubuh lain, seperti paru-paru atau hati.
Apabila kanker usus besar sudah menyebar ke bagian tubuh lainnya, dapat muncul gejala berupa:
1. Sakit kuning (Ikterus)
2. Pandangan kabur
3. Pembengkakan pada lengan dan tungkai
4. Sakit kepala
5. Patah tulang
6. Sesak napas
Pengobatan kanker usus besar dilakukan sesuai stadium atau tingkat keparahan kanker. Beberapa metode pengobatan untuk mengatasi kanker usus besar, yaitu operasi, kemoterapi, radioterapi, dan terapi target obat dalam terapi target bekerja dengan membunuh sel-sel kanker secara spesifik.
Kanker usus besar dapat dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat, terutama dengan pola makan untuk mencegah kanker usus besar. Cara yang dapat dilakukan untuk memperkecil risiko terkena penyakit ini adalah:
1. Berolahraga secara rutin.
2. Meningkatkan asupan serat dari sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian.
3. Menjaga berat badan ideal.
4. Berhenti merokok.
5. Mengurangi atau menghindari konsumsi minuman beralkohol.