Keutamaan Salat Tahajud: Diampuni Dosa, Semua Hajat Terkabul
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Di saat malam menyelimuti bumi dan kebanyakan orang terlelap dalam tidurnya, Islam justru menganjurkan umatnya untuk bangun dan mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui ibadah malam, salah satunya adalah Salat Tahajud. Ibadah sunnah ini memiliki keutamaan yang luar biasa sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah SAW.
Salat Tahajud dikenal sebagai salah satu bentuk ibadah yang paling istimewa. Di antara keutamaannya adalah dikabulkannya doa-doa yang dipanjatkan oleh orang yang melaksanakannya. Selain itu, Salat Tahajud juga diyakini mampu menghadirkan kebahagiaan, tidak hanya di dunia, tetapi juga di akhirat kelak.
Secara umum, tata cara Salat Tahajud tidak berbeda dengan Salat sunnah lainnya. Ibadah ini diawali dengan takbiratul ihram disertai niat, dilanjutkan dengan rakaat-rakaat Salat, dan ditutup dengan salam. Namun, terdapat beberapa ketentuan yang perlu diperhatikan. Salat Tahajud hanya bisa dilakukan setelah bangun tidur di malam hari dan setelah pelaksanaan Salat fardu Isya. Dilansir dari NU Online, berikut penjelasan Syekh Sulaiman Al-Bujairimi dari mazhab Syafi’i:
ومن المعلوم أن التهجد لا يكون إلا بعد نوم وبعد فعل العشاء
Artinya, “Dan telah diketahui bahwa shalat tahajud tidak dapat dilaksanakan kecuali setelah tertidur dan setelah shalat isya.”
Sedangkan jumlah Rakaat Shalat Tahajud Tidak ada batasan maksimal jumlah rakaat dari shalat tahajud, boleh 2 rakaat, 4 rakaat dan seterusnya sesuai situasi dan kondisi setiap Muslim.
Berikut ini bacaan niat Shalat Tahajud:
أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى


















