Keutamaan Salat Dhuha di Bulan Syawal, Allah Jamin Semua Hajat
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Umat Islam telah memasuki bulan Syawal yang memiliki peristiwa penting dan bersejarah. Peristiwa tersebut dinilai dapat memperkuat keimanan dan ketakawaan umat Islam kepada Allah swt. Di bulan Syawal tersebut, ada kalanya amalan-amalan sunnah seperti salat Dhuha bisa kembali menjadi aktivitas rutin karena memiliki nilai pahala yang sangat luar biasa.
Salat Dhuha merupakan salah satu salat sunnah yang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam. Ibadah ini termasuk dalam sunnah fajar yang tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah SAW. Salat Dhuha dilakukan pada pagi hari, setelah matahari terbit hingga menjelang waktu zuhur.
Meskipun bersifat sunnah, Salat Dhuha memiliki banyak keutamaan bagi yang melaksanakannya. Salah satu keutamaannya adalah sebagai bentuk ungkapan syukur kepada Allah SWT atas nikmat kehidupan dan kesehatan. Selain itu, dalam beberapa riwayat hadits disebutkan bahwa Salat Dhuha dapat menjadi penghapus dosa serta sarana untuk mendatangkan rezeki bagi seorang hamba.
Di antara keutamaan Salat Dhuha yaitu menjadi sedekah semua tulang umat Manusia, sebagaimana hadist berikut ini:
عَنْ أَبِى ذَرٍّ عَنِ النَّبِىِّ ﷺ أَنَّهُ قَالَ: يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلاَمَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ. فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ، وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ، وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ، وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ، وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ، وَنَهْىٌ عَنِ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ، وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنَ الضُّحَى. (رواه مسلم)
Artinya, “Diriwayatkan dari Abu Dzar radliyallahu ‘anh, dari Nabi ﷺ, beliau bersabda: ‘Ada sedekah (yang hendaknya dilakukan) atas seluruh tulang salah seorang dari kalian. Karena itu setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, amar ma’ruf adalah sedekah, nahi munkar adalah sedekah, dan dua rakaat shalat Dhuha mencukupi semuanya itu’,” (HR Muslim).


















