Doa Hari ke-27 Ramadan: Permohonan Raih Lailatul Qadar
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Menjelang hari-hari terakhir bulan Ramadan, umat Islam di Indonesia semakin meningkatkan ibadah dengan memperbanyak amalan dan berdiam diri (i’tikaf) di masjid. I’tikaf merupakan salah satu sunnah yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad saw., terutama di sepuluh hari terakhir Ramadan, guna mendekatkan diri kepada Allah swt.
Selain i’tikaf, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak doa di bulan penuh berkah ini. Doa orang yang berpuasa dikatakan mustajab, sehingga dianjurkan untuk memohon ampunan dan keberkahan di setiap malam Ramadan.
Malam-malam terakhir Ramadan menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah swt. Selain memperbanyak doa, mereka juga dianjurkan untuk meningkatkan ibadah seperti membaca Al-Qur’an, bersedekah, dan beristighfar, agar memperoleh keberkahan dan ampunan di penghujung bulan suci ini.
Dilansir dari Yayasan Al Hidayah Rawadenok, Depok, pada Kamis (28/3/2025), berikut bacaan doa Ramadan hari ke-27:
اَللَّهُمَّ ارْزُقْنِيْ فِيْهِ فَضْلَ لَيْلَةِ الْقَدْرِ وَ صَيِّرْ أُمُوْرِيْ فِيْهِ مِنَ الْعُسْرِ إِلَى الْيُسْرِ وَ اقْبَلْ مَعَاذِيْرِيْ وَ حُطَّ عَنِّيَ الذَّنْبَ وَ الْوِزْرَ يَا رَؤُوْفًا بِعِبَادِهِ الصَّالِحِيْنَ
















