Ternyata Al-Fatihah Punya Makna Mendalam bagi Kehidupan, Ini Buktinya
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Surah Al-Fatihah, yang menjadi pembuka dalam Al-Qur’an, ternyata menyimpan makna yang sangat mendalam bagi kehidupan manusia. Surah ini bukan hanya dikenal sebagai bacaan wajib dalam setiap salat, tetapi juga dianggap sebagai intisari dari seluruh ajaran Al-Qur’an.
Surah Al-Fatihah terdiri dari tujuh ayat dan diturunkan di Makkah, sehingga tergolong sebagai surah makkiyah. Menurut berbagai literatur tafsir, surah ini merupakan surah pertama yang diturunkan secara lengkap oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW.
Dilansir dari Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Hadist berjudul Tafsir Surah Al-Fatihah: Telaah atas Pesan-Pesan Al-Qur’an Mencoba Mengerti Intisari Kitab Suci karya Djohan Effendi yang dikaji oleh Umi Nuriyatur Rohmah, Sabtu (18/10/2025), surah Al-Fatihah mencakup wawasan luas tentang asal kehidupan, keesaan Tuhan, kenabian, hingga kehidupan setelah kematian.
Dalam pandangan Djohan Effendi, ada empat lafaz penting dalam Al-Qur’an yang dijelaskan secara mendalam melalui surah Al-Fatihah, yaitu Rabb, Ar-Rahman, Ar-Rahim, dan Al-Malik.
Lafaz Rabb memancarkan sifat rububiyah Allah SWT, yakni kemampuan-Nya menciptakan, membimbing, dan memelihara seluruh ciptaan agar mencapai kesempurnaan. Hal ini menggambarkan Allah sebagai Rabb al-‘Alamin, Sang Pencipta dan Pemelihara alam semesta.
Sementara itu, Ar-Rahman merefleksikan sifat kasih sayang Allah yang menyeluruh. Sifat ini menggambarkan Tuhan sebagai Maha Pengasih, yang rahmat-Nya meliputi seluruh makhluk tanpa terkecuali.
















