Niat dan Tata Cara Salat Sunnah Syawal 8 Rakaat yang Membawa Segudang Manfaat
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Di antara berbagai amalan sunnah yang dianjurkan dalam Islam, terdapat satu ibadah yang belum banyak dikenal oleh umat Muslim, yakni salat sunnah Syawal delapan rakaat. Meski tidak sepopuler salat sunnah lainnya, amalan ini diyakini memiliki sejumlah keutamaan bagi mereka yang mengerjakannya.
Dalam sejumlah riwayat hadits Nabi Muhammad SAW, salat sunnah Syawal 8 rakaat disebut membawa manfaat, baik secara spiritual maupun dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu keutamaan yang disebutkan adalah Allah SWT akan menunjukkan berbagai penyakit dunia beserta obatnya kepada orang yang melaksanakan salat tersebut.
Selain itu, disebutkan pula bahwa dosa-dosa orang yang mengerjakannya akan diampuni, bahkan sebelum ia mengangkat kepala dari sujud terakhir. Hal ini menjadi salah satu keistimewaan yang diyakini melekat pada amalan sunnah tersebut.
Keutamaan lainnya, orang yang melaksanakan salat ini dan kemudian meninggal dunia disebut akan wafat dalam keadaan syahid, dengan seluruh dosa yang telah diampuni. Tidak hanya itu, salat sunnah Syawal ini juga diyakini dapat memberikan kemudahan dalam perjalanan, membantu pelunasan utang, serta memenuhi berbagai kebutuhan hidup bagi mereka yang memohon pertolongan kepada Allah SWT.
Salat ini menjadi bentuk penghambaan dan rasa syukur atas nikmat Ramadan serta bulan Syawal yang penuh keberkahan. Meski belum banyak dikenal, keutamaan shalat sunnah ini patut menjadi perhatian dan amalan bagi umat Islam yang ingin meraih keberkahan tambahan pasca-Ramadan.
Salat unnah Syawal merupakan salat sunnah mutlak delapan rakaat yang dilakukan selama bulan Syawal. Hal ini sebagaimana yang diterangkan oleh Syekh Abdul Qadir al-Jailani berdasarkan pada hadits dalam kiitabnya Al-Ghunyah juz dua:
















