Bolehkah Mengeluarkan Zakat Fitrah Lebih dari Jumlah yang Ditentukan? Begini Penjelasannya!
Riduwan
MENDEKATI Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah, umat Islam akan disibukkan dengan ritual penyerahan Zakat Fitrah. Pasalnya hal tersebut merupakan kewajiban yang wajib dikeluarkan maksimal sebelum salat idulfitri dilaksanakan. Di mana kewajiban ini disyariatkan pada tahun kedua Hijriyah bersamaan dengan disyariatkannya puasa Ramadhan.
Kewajiban berlaku untuk mereka yang beragama Islam, hidup pada saat Ramadhan, dan memiliki kelebihan rezeki atau kebutuhan pokok untuk malam dan Hari Raya Idul Fitri. Adapun besaran zakat fitrah yang harus dikeluarkan telah ditentukan berdasarkan hadis riwayat Bukhari dari Ibnu Umar:
عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ تَعَالَى عَنْهُمَا قَالَ: فَرَضَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَكَاةَ الفِطْرِ صَاعًا مِنْ تَمْرٍ، أوْ صَاعًا مِن شَعِيْرٍ، عَلَى العَبْدِ والحُرِّ وَالذَّكَرِ وَالأُنْثَى وَالصَّغِيْرِ وَالْكَبِيْرِ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ، وَأَمَرَ بِهَا أَنْ تُؤَدَّى قَبْلَ خُرُوْجِ النَّاسِ إِلَى الصَّلَاةِ
Artinya: "Dari Ibnu Umar RA, ia berkata: Rasulullah SAW telah mewajibkan zakat fitrah sebesar satu sha’ kurma atau satu sha’ gandum atas hamba sahaya, orang merdeka, laki-laki maupun perempuan, anak kecil atau dewasa, dari orang-orang Islam, dan beliau menyuruh menunaikannya sebelum orang-orang keluar untuk shalat hari raya" (HR Bukhari, No 1432).
Di Indonesia, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menetapkan satu sha', di dalam setara dengan 2,5 kg atau 3,5 liter per orang.
Namun, tidak sedikit orang terkadang mengeluarkan zakat fitrah sedikit lebih dari tersebut, disebabkan perbedaan pendapat maupun keyakinan. Apakah boleh hal tersebut dilakukan?


















