Doa Agar Mudah Menerima Kenyataan
Abdul Rahman Ahdori
Kecewa terhadap apa yang tidak ia harapkan merupakan sifat manusiawi. Namun, jangan sampai kekecewaan tersebut justru berdampak buruk terhadap yang lain. Sebagian orang berkeyakinan bahwa sesuatu yang tidak diharapkan dapat membawa mafsadat untuk kehidupannya. Padahal, kenyataan yang tidak sesuai harapan bisa jadi membuka banyak pintu kemaslahatan baru baginya.
Kekecewaan di sini tentu bersifat umum. Tidak saja kecewa karena persoalan politik, sosial dan sebagainya, yang tidak sesuai dengan yang ia harapkan. Kekecewaan di sini berlaku juga bagi para fans bola yang kecewa tim kebanggaannya kalah dalam pertandingan atau kalah dalam sebuah kompetisi.
Dikutip erakini dari NU Online, mereka yang tengah dihadapkan pada kenyataan pahit kehidupan yang tidak sesuai harapan harus tetap menjaga situasi batin dan kekuatan mental. Islam menganjurkan agar mereka mengucap kalimat sebagai berikut:
حَسْبِىَ اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
Hasbiyallāhu wa ni‘mal wakīl. Artinya, “Cukuplah Allah bagiku dan ia sebaik-baik wakil.”
Anjuran ini didasarkan pada hadits riwayat Imam Abu Dawud, An-Nasai, dan Al-Baihaqi. Menurut hadist ini, semangat anjuran ini bukan hanya terletak pada pelafalan kalimat “Hasbiyallāhu wa ni‘mal wakīl,” tetapi pada penguasaan emosi dan penguatan mental serta mengembalikan persoalan berat kepada Allah ketika menerima sebuah kenyataan meski pahit sekalipun.
















