UMAT muslim bisa menunaikan zakat dimulai sejak awal Bulan Ramadhan hingga sebelum Salat Idul Fitri. Namun, waktu Subuh di tanggal 1 Syawal hingga sebelum melaksanakan Salat Idul Fitri menjadi waktu yang diutamakan untuk menunaikan Zakat Fitrah.
Kemudian, niatZakat Fitrah menjadi syarat sah yang harus dibaca umat muslim sebelum menyerahkan Zakat Fitrah. Bisa dibaca di dalam hati maupun dilafalkan.
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk… (sebutkan nama spesifik), fardu karena Allah Ta‘âlâ.” Sementara itu, seorang penerima disunnahkan mendoakan pemberi zakat dengan doa-doa yang baik.
Setelah niatZakat Fitrah, umat Muslim dianjurkan untuk membaca doa baik untuk pemberi Zakat Fitrah maupun untuk penerima Zakat Fitrah. Dilansir dari laman Baznas dan buku Panduan Lengkap Ibadah karya Muhammad Al-Baqir, berikut doa saat mengeluarkan dan menerima Zakat Fitrah lengkap dengan teks Arab, Indonesia dan artinya!
(Allahummaj-'alha maghnaman wa la taj'alha maghraman)
Artinya: "Ya Allah, jadikanlah (zakatku) ini sebagai keberuntungan bagiku (untuk dunia dan akhiratku) dan janganlah Engkau menjadikannya sebagai denda (yang menimbulkan kegundahan di hatiku)."
(Ajarakallahu fi ma a'thait. Wa ja'alahu laka thahuran. Wa baraka laka fi ma abqait)
Artinya: "Semoga Allah memberimu ganjaran atas pemberianmu. Dan menjadikannya sarana penyucian bagimu. Serta memberimu keberkahan dalam harta yang masih ada padamu."
Itulah pembahasan mengenai niatZakat Fitrah lengkap sekaligus doa mengeluarkan dan menerima Zakat Fitrah. Semoga bermanfaat!