Doa Setelah Menerima Zakat Fitrah bagi Amil dan Mustahik
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Zakat merupakan rukun Islam ke-4 yang wajib ditunaikan oleh setiap Muslim, baik laki-laki maupun perempuan, anak-anak maupun dewasa. Sedangkan zakat fitrah yaitu zakat yang dikeluarkan saat Ramadan atau menjelang Idul Fitri.
Ketentuan soal zakat fitrah telah diterangkan dalam al-Quran maupun hadist secara lengkap. Umat Islam harus mengetahui satu demi satu perkara yang diwajibkan. Di antara rukun zakat fitrah yaitu melafalkan niat yang di bacakan di hadapan penerima atau mustahik.
Niat ini tidak hanya untuk diri sendiri, kita juga dapat melafalkannya ketika menzakati untuk anak, istri maupun untuk orang yang kita wakilkan. Berikut ini niat zakat fitrah untuk diri sendiri, anak-istri hingga untuk orang yang diwakilkan.
Niat Zakat Fitrah
Niat merupakan sesuatu yang wajib dilakukan dalam menunaikan zakat fitrah. Niat disyaratkan berada dalam hati, dan dianjurkan untuk melafalkannya semata untuk memantapkan.
1.Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri
ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakâtal fithri ‘an nafsî fardhan lillâhi ta’âlâ Artinya, “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardhu karena Allah Ta‘âlâ.”


















