Peristiwa Sejarah di Bulan Ramadan: Kepulangan Rasulullah SAW dari Perang Tabuk
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) - Bulan Ramadan tidak hanya sarat dengan nilai ibadah, tetapi juga menyimpan berbagai peristiwa penting dalam sejarah Islam. Salah satunya adalah kepulangan Rasulullah SAW pada 26 Ramadan setelah menjalani ekspedisi besar menuju Tabuk, sebuah misi militer terakhir yang dipimpin langsung oleh beliau.
Peristiwa yang dikenal sebagai Perang Tabuk terjadi pada bulan Rajab tahun 9 Hijriah. Ekspedisi ini melibatkan Rasulullah SAW bersama para sahabat menghadapi potensi ancaman dari kekuatan Romawi di wilayah perbatasan utara Jazirah Arab, tepatnya di kawasan Tabuk.
Salah satu pemicu ketegangan adalah ancaman dari Ukaidir bin Abdul Malik, seorang pemimpin Nasrani dari Dumah yang disebut berencana memberontak dengan dukungan Romawi. Ancaman tersebut akhirnya dapat dipatahkan. Atas perintah Rasulullah SAW, Khalid bin Walid berhasil menundukkan dan menawan Ukaidir.
Selain faktor eksternal, ujian juga datang dari dalam. Sekelompok kaum munafik mendirikan Masjid Dirar dengan tujuan memecah belah umat dan menyimpangkan ajaran Islam. Mereka bahkan meminta Rasulullah SAW meresmikan masjid tersebut. Namun, setelah kembali dari Tabuk dan mengetahui motif tersembunyi di balik pendiriannya, Rasulullah SAW memerintahkan agar bangunan itu dihancurkan.
Perjalanan Berat Menuju Tabuk

















