Keutamaan Sedekah Subuh: Allah Ganti Harta Umat Islam 700 Kali Lipat
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Kebiasaan menabung atau menyisihkan uang di pagi hari untuk keperluan sedekah telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan seorang Muslim. Tradisi ini bukan hanya sekadar kebiasaan, tetapi juga memiliki keutamaan yang luar biasa bagi yang melaksanakannya.
Sedekah subuh, meskipun dengan nominal kecil seperti seribu atau dua ribu rupiah, tetap memiliki manfaat besar. Keyakinan yang berkembang di kalangan umat Islam adalah bahwa amal kebaikan ini akan digantikan oleh Allah dengan rezeki yang lebih besar. Hal ini sesuai dengan ajaran Islam yang menekankan pentingnya berbagi kepada sesama, terutama di waktu-waktu yang penuh berkah seperti subuh.
Dalam berbagai riwayat, sedekah yang diberikan di waktu subuh diyakini membawa keberkahan, melapangkan rezeki, serta menjadi sarana perlindungan dari berbagai kesulitan. Selain itu, kebiasaan ini juga melatih keikhlasan dan meningkatkan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.
Allah SWT berjanji bahwa sedekah yang diberikan di waktu subuh akan diganti dengan berkah berlipat-lipat, mulai dari sepuluh kali lipat, hingga tujuh ratus kali lipat, atau bahkan lebih.
Keistimewaan sedekah subuh juga didukung oleh hadits yang menyebutkan bahwa setiap pagi, dua malaikat turun ke bumi. Salah satunya berdoa, "Ya Allah, berikanlah pengganti bagi siapa yang menafkahkan hartanya," sementara malaikat lainnya berdoa, "Ya Allah, berikanlah kehancuran kepada orang yang menahan hartanya (bakhil)."
Dengan begitu, sedekah subuh tidak hanya membawa manfaat duniawi, tetapi juga menjadi tabungan yang sangat berharga bagi kehidupan akhirat.
Hadits nabi:
عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ - رضى الله عنه - أَنَّ النَّبِىَّ - صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - قَالَ مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلاَّ مَلَكَانِ يَنْزِلاَنِ فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا ، وَيَقُولُ الآخَرُ اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا
Artinya: Dari Abu Hurairah RA bahwa Nabi SAW bersabda: "Tidak ada suatu hari pun ketika seorang hamba melewati paginya kecuali akan turun (datang) dua Malaikat kepadanya lalu salah satunya berkata; "Ya Allah berikanlah pengganti bagi siapa yang menafkahkan hartanya", sedangkan yang satunya lagi berkata; "Ya Allah berikanlah kehancuran (kebinasaan) kepada orang yang menahan hartanya (bakhil)". (HR Bukhari dan Muslim)
















