Sebentar Lagi Tahun Baru Islam 1445 H, Ini Doa Awal Tahun dan Akhir Tahun
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) - Beberapa hari lagi umat Islam akan memasuki Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445. Pergantian tahun ini menjadi momentum umat Islam untuk merefleksi diri, mengevaluasi diri dan memperbaiki diri untuk kehidupan dan harapan di tahun berikutnya. Menyambut tahun baru 1 Muharram 1445 H, umat Islam dianjurkan untuk mengamalkan bacaan doa-doa menjelang tahun baru tersebut.
Adapun pada kalender masehi tahun ini, tahun baru islam 1 Murharam 1445 H jatuh di hari Rabu 19 Juli 2023.
Pada momentum tahun baru 1445 Hijriyah tersebut, umat Islam bisa mengamalkan doa awal tahun dan akhir tahun yang dicantumkan oleh Sayid Utsman bin Yahya dalam karyanya Maslakul Akhyar.
Doa Akhir Tahun (dibaca 3x)
Doa akhir tahun bisa dibaca setelah Ashar hingga sebelum Maghrib pada akhir bulan Dzulhijjah 1444 H (Atau tepatnya dibaca besok hari Selasa 18 Juli 2023 setelah Ashar hingga sebelum Maghrib).
Berikut bacaan doa akhir tahun:
اَللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هَذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْه وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِي وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِي عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِي وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّي وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ
Allâhumma mâ ‘amiltu min ‘amalin fî hâdzihis sanati mâ nahaitanî ‘anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fîhâ ‘alayya bi fadhlika ba‘da qudratika ‘alâ ‘uqûbatî, wa da‘autanî ilat taubati min ba‘di jarâ’atî ‘alâ ma‘shiyatik. Fa innî astaghfiruka, faghfirlî wa mâ ‘amiltu fîhâ mimmâ tardhâ, wa wa‘attanî ‘alaihits tsawâba, fa’as’aluka an tataqabbala minnî wa lâ taqtha‘ rajâ’î minka yâ karîm.
Artinya, “Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang-sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Kau maklumi karena kemurahan-Mu-sementara Kau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Kau perintahkan untuk tobat-sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakai-Mu. Karenanya aku memohon ampun kepada-Mu. Ampunilah aku.


















