Ada 3 Macam Panggilan Allah, Yuk Persiapkan dengan Matang Jangan Sampai Merugi
Indah S. Amalia
SAAT handphone berbunyi pertanda ada panggilan masuk, biasanya kita akan gerak cepat untuk melihat siapa yang memanggil. Lalu, kita akan bergegas mengangkatnya apabila yang memanggil itu atasan atau orang yang menurut kita berpengaruh.
Namun, di sisi lain terkadang kita juga ogah-ogahan mengangkat panggilan telepon dengan alasan sedang sibuk atau malas karena dianggap tidak penting atau tidak suka, dengan beragam dalih bisa dibuat.
Dari contoh di atas, kita sebagai manusia memang masih bisa mengabaikan atau bahkan menolak panggilan dari orang lain. Lantas bagaimana dengan panggilan dari Tuhan Yang Maha Pencipta?
Dalam Islam, ada tiga panggilan dari Allah SWT kepada hambanya yang tidak bisa ditolak atau diabaikan karena panggilan tersebut adalah bagian dari kewajiban.
Apa saja panggilan Allah SWT tersebut dan bagaimana cara kita mempersiapkan diri untuk memenuhi panggilan tersebut?
1. Panggilan Azan
Selain sebagai tanda waktu masuk salat, Azan merupakan panggilan lembut dari Allah. Cara mempersiapkan diri untuk memenuhinya adalah dengan bersegera menghentikan segala aktivitas dan bergegas mempersiapkan diri untuk melaksanakan salat.
2. Panggilan Haji
Haji merupakan privilege yang bersifat sakral, karena tidak semua umat Islam mempunyai kesempatan mendapat panggilan ini. Perlu melakukan persiapan diri sebagai ikhtiar agar mendapatkan panggilan-Nya dengan mendaftarkan diri sebagai jamaah haji, mampu secara ekonomi, fisik serta belajar agar mampu melaksanakan rangkaian ibadah haji
















