7 Pernyataan Sikap PBNU terkait Serangan Kekerasan Israel ke Palestina
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI)-Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengeluarkan pernyataan sikap terkait eskalasi kekerasan dan gencatan senjata yang dilakukan Israel terhadap Palestina. PBNU meminta agar kekerasan dan ketidakadilan di Gaza segera dihentikan.
“Dalam keprihatinan yang mendalam atas langgengnya kekerasan dan ketidakadilan selama berpuluh-puluh tahun hingga sekarang di Tanah al-Quds, lebih-lebih dengan terjadinya bencana kemanusiaan dan penghancuran-penghancuran di sekitar wilayah Gaza yang meletus baru-baru ini dan masih berlangsung hingga kini,” kata Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf saat konferensi pers di kantor PBNU Jakarta Pusat, Selasa (31/10/2023).
Melihat kondisi itu, kata kiai yang biasa disapa Gus Yahya tersebut, PBNU mengeluarkan sikap, sebagai berikut:
Pertama, menyerukan dihentikannya tindakan-tindakan yang memperalat agama untuk membenarkan penindasan dan penghancuran terhadap kelompok yang berbeda.
Kedua, menyerukan dihentikannya kekerasan dan penghancuran-penghancuran di sekitar wilayah Gaza dan Tepi Barat Sungai Jordan. .
Ketiga, menyerukan konsolidasi di antara komunitas-komunitas agama, terutama para pemegang wewenang keagamaan di semua lingkungan agama di seluruh dunia untuk bersama-sama atas nama kemanusiaan, ketuhanan, moral, dan etika universal melakukan upaya bersama, dengan arah dan strategi yang nyata untuk menghapuskan lingkaran setan primordial dari kebencian, kekerasan, dan ketidakadilan yang masih terus merundung kemanusiaan hingga saat ini.
















