Momen Nikah Massal Ratusan Pasangan Palestina di Gaza, Hadirkan Kebahagiaan di Tengah Puing Perang
Thomas Pulungan








Pernikahan massal tersebut merupakan bagian dari program Thawb Al-Farah atau Garment of Joy (Busana Kebahagiaan) edisi ketiga yang didukung UEA melalui misi kemanusiaan Operation Gallant Knight 3.
Suasana pernikahan berlangsung meriah. Musik, tarian, dan berbagai bentuk perayaan mewarnai prosesi ketika para mempelai pria berjalan menuju pelaminan. Bendera UEA dan Palestina menghiasi lokasi acara. Lagu kebangsaan kedua negara juga diperdengarkan dalam upacara tersebut.
Juru bicara Operation Gallant Knight 3, Azzam Shaath, mengatakan 250 calon pengantin pria dipilih melalui undian terbuka setelah memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam program tersebut.
Menurut Shaath, program ini dirancang untuk membantu pasangan muda Palestina yang tidak mampu membiayai pesta pernikahan secara mandiri akibat kondisi ekonomi yang semakin sulit setelah perang berkepanjangan.
"Banyak anak muda yang membutuhkan bantuan dan tidak mampu menanggung biaya pernikahan secara individual karena kondisi keuangan mereka," kata Shaath, dikutip dari TVC News, Minggu (8/11/2026).
Ia menegaskan, operasi kemanusiaan yang didukung UEA akan terus memberikan bantuan kepada masyarakat Palestina.
Salah seorang pengantin baru, Bahaa Mteir, mengungkapkan kebahagiaannya dapat merasakan momen pernikahan di tengah penderitaan yang dialami masyarakat Gaza selama bertahun-tahun.
"Ini merupakan perasaan yang luar biasa. UEA telah menyelenggarakan perayaan baru bagi rakyat Palestina setelah semua rasa sakit, kehancuran, dan penderitaan yang kami alami," ujarnya.
Tak sekadar menyelenggarakan pesta pernikahan, inisiatif yang didukung Khalifa bin Zayed Al Nahyan Foundation tersebut juga memberikan bantuan finansial dan perlengkapan rumah tangga bagi pasangan pengantin. Bantuan itu diharapkan dapat membantu mereka memulai kehidupan baru dan membangun rumah tangga.
Pernikahan massal kali ini merupakan kegiatan ketiga yang digelar melalui program tersebut. Sebelumnya, sebanyak 54 pasangan Palestina menikah dalam acara serupa di Khan Younis pada Desember 2025. Selanjutnya, 300 pasangan mengikuti pernikahan massal di Deir Al Balah pada April 2026.
Operation Gallant Knight 3 diluncurkan UEA pada 5 November 2023 atas arahan Presiden Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan. Misi kemanusiaan tersebut bertujuan menyalurkan bantuan kepada rakyat Palestina setelah pecahnya perang Israel-Hamas pada 7 Oktober 2023.
Pernikahan massal ini menjadi momen langka bagi keluarga-keluarga di Gaza. Di tengah konflik berkepanjangan yang menghancurkan sumber penghidupan, merusak tempat tinggal, dan membatasi akses terhadap kebutuhan dasar, perayaan tersebut memberikan kesempatan bagi ratusan pasangan untuk memulai kehidupan rumah tangga dengan dukungan kemanusiaan.
Di tengah puing-puing perang, pernikahan itu menjadi simbol bahwa harapan dan keinginan untuk membangun kehidupan baru tetap tumbuh di kalangan masyarakat Palestina.

