AS-Israel Serang Fasilitas Minyak Teheran, Iran Tolak Seruan Menyerah
Akhmad Baihaqi Arsyad
TEHERAN, (ERAKINI) – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memanas setelah Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan udara terhadap sejumlah fasilitas minyak di sekitar ibu kota Iran. Serangan yang terjadi pada malam hari itu menargetkan beberapa pusat penyimpanan dan distribusi bahan bakar di wilayah strategis Iran.
Pejabat energi Iran menyebut sedikitnya 5 lokasi yang berkaitan dengan industri minyak menjadi sasaran serangan di wilayah Teheran dan provinsi Alborz. Serangan tersebut mengakibatkan korban jiwa serta kerusakan pada fasilitas vital yang selama ini menopang distribusi energi bagi ibu kota dan daerah sekitarnya.
Direktur perusahaan distribusi bahan bakar nasional Iran, Keramat Veyskarami, menjelaskan bahwa beberapa depot minyak dan pusat transportasi produk energi menjadi target serangan udara. “Semalam, empat depot minyak dan pusat transportasi produk minyak bumi di Teheran dan Alborz diserang oleh pesawat musuh,” ujar Veyskarami dalam wawancara dengan televisi pemerintah.
Ia mengungkapkan bahwa serangan tersebut merenggut nyawa empat pekerja, termasuk dua pengemudi truk tangki yang sedang menjalankan tugasnya. “Empat personel kami, termasuk dua pengemudi truk tangki minyak, tewas dalam insiden tersebut,” katanya. Ia menambahkan bahwa sejumlah fasilitas memang mengalami kerusakan, namun situasi berhasil dikendalikan oleh tim penanggulangan kebakaran. “Fasilitas tersebut mengalami kerusakan, tetapi api berhasil dikendalikan.”
Akibat serangan tersebut, asap pekat dari kebakaran sempat menyelimuti langit ibu kota pada pagi hari. Warga melaporkan bahwa aroma terbakar masih terasa di udara beberapa jam setelah serangan terjadi.


















