Tentara Israel di Tepi Barat. (Foto: Antara/Anadolu)
GAZA, (ERAKINI) - Pasukan Militer Israel menyatakan siap perang setelah faksi-faksi Palestina di Jalur Gazamenembakkan roket ke wilayahnya pada Sabtu (7/10/2023) pagi waktu setempat, sebagaimana dilaporkan Otoritas Penyiaran Israel.
Kelompok militan Palestina di meluncurkan serangan salvo roket dari berbagai lokasi. Namun, sistem pertahanan Iron Dome berhasil menggagalkan serangan itu di beberapa wilayah, menurut koresponden Anadolu.
Setidaknya 5 orang tewas dan 15 lainnya luka-luka dalam serangan roket Gaza, Otoritas Penyiaran Israel melaporkan.
Harian Yedioth Ahronoth melaporkan bahwa Menteri Pertahanan Israel Yoav Galant telah menyetujui mobilisasi tentara-tentara cadangan dalam skala besar sebagai respons atas serangan tersebut.
“Keadaan darurat telah diumumkan di pihak internal sebagai persiapan untuk pertempuran jangka panjang,” kata Galant, menurut sumber tersebut.
Sirene terdengar di Tel Aviv, Rehovot, Rishon Lezion, dan Pangkalan Udara Palmachim, menurut laporan sejumlah media, termasuk situs berita Walla.
Sirene juga berbunyi di kota Yerusalem, tempat ledakan terdengar saat sistem pertahanan udara Iron Dome Israel diaktifkan, menurut koresponden Anadolu.
Brigade Al-Qassam, sayap bersenjata kelompok perlawanan PalestinaHamas, mengumumkan serangan roket ke wilayah musuh, bandara, dan instalasi militer telah dimulai.
“5.000 roket dan peluru ditembakkan dari Gaza menuju Israel dalam 20 menit pertama operasi,” kata Brigade Al-Qassam dalam sebuah pernyataan.
Sejumlah pria Palestina bersenjata menyelinap ke wilayah Israel yang berdekatan dengan Jalur Gaza menurut laporan Radio Israel.
Untuk mencegah penyusupan orang-orang Palestina bersenjata dari Gaza, Israel mengerahkan pasukannya, tambah Radio Angkatan Darat.
Menurut laporan Otoritas Penyiaran Israel, orang-orang bersenjata dari Hamas menguasai sebuah kantor polisi di Sderot Israel, di mana sejumlah orang terluka dalam baku tembak.
Bentrokan bersenjata antara faksi-faksi Palestina dan pasukan Israel terjadi di pagar timur Jalur Gaza, menurut koresponden Anadolu.
Tentara Israel mengatakan bahwa mereka telah mulai menyerang sasaran-sasaran milik Hamas di Gaza.
Sejumlah saksi mata mengatakan kepada Anadolu bahwa orang-orang bersenjata dari faksi-faksi Palestina melepaskan tembakan ke kapal-kapal Israel di lepas pantai Jalur Gaza.
Faksi-faksi Palestina telah menembakkan roket ke permukiman dan kota-kota Israel secara terus menerus selama lebih dari satu jam, menurut sejumlah saksi mata.
Aktivis Palestina di Jalur Gaza membagikan sejumlah foto dan potongan video di media sosial yang menunjukkan sejumlah anggota faksi dan warga Palestina mengambil alih kendaraan Israel.
Kendaraan Israel terlihat memasuki lingkungan pemukiman Palestina dalam foto dan video yang beredar.
Seorang koresponden Anadolu melaporkan bahwa salah satu kendaraan Israel tiba di Al-Khalifa Square di Kamp Jabalia, sebelah utara Jalur Gaza.
Sekolah-sekolah di Jalur Gaza ditutup sampai ada pengumuman lebih lanjut, menurut Kementerian Pendidikan Palestina di Gaza.