Iran Siap Gempur Israel, Kibarkan Bendera Merah di Kota Qom
Abdul Rahman Ahdori
TEHERAN, (ERAKINI) - Kantor berita Iran, Fars, baru-baru ini mengunggah sebuah video yang menunjukkan bendera merah berkibar di atas Masjid Jamkaran, yang terletak di kota Qom, Iran. Bendera tersebut dikibarkan sebagai respons terhadap serangan udara besar yang dilakukan Israel, yang mengakibatkan tewasnya sejumlah tokoh penting militer dan ilmuwan Iran.
Fars melaporkan bahwa bendera merah yang dikenal sebagai simbol balas dendam itu terpasang di atas masjid suci Jamkaran. Dalam tradisi Syiah, bendera merah melambangkan seruan untuk membalas kematian para syuhada dan biasanya hanya dikibarkan pada bulan Muharram untuk memperingati syahidnya Hussein bin Ali, cucu Nabi Muhammad. Pengibaran bendera ini di luar bulan Muharram sangat jarang dilakukan dan memiliki makna yang mendalam.
Bendera tersebut bertuliskan frasa Arab “Ya la-Tharat al-Hussein,” yang dapat diterjemahkan sebagai “Hai para penuntut balas Hussein.” Hussein bin Ali dianggap sebagai figur suci dalam ajaran Syiah, yang dikenal sebagai simbol keadilan dan gugur dalam pertempuran Karbala pada 680 M oleh pasukan Yazid. Peristiwa ini menjadi titik pemisah antara Syiah dan Sunni dalam sejarah Islam.
Serangan Israel yang terjadi pada Jumat pagi ini, yang diberi nama "Rising Lion", disebutkan bertujuan untuk “menghapus ancaman nuklir Iran.” Militer Israel mengungkapkan bahwa serangan ini menargetkan sistem pertahanan udara Iran, lokasi peluncuran rudal permukaan-ke-permukaan, serta sejumlah pejabat dan ilmuwan yang berperan dalam program nuklir dan militer Iran.















