Reaksi Dunia terhadap Pembunuhan Pemimpin Politik Hamas Ismail Haniyeh di Iran
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) - Pemimpin politik Hamas Ismail Haniyeh terbunuh di ibu kota Iran, Teheran. Kematiannya telah dikonfirmasi dalam pernyataan terpisah oleh kelompok Palestina yang menguasai Jalur Gaza dan Korps elit Garda Revolusi Islam Iran.
Berikut sejumlah reaksi dunia atas kematian Pemimpin Politik Hamas Ismail Haniyeh dilansir dari Aljazeera, Kamis (1/8/2024):
1. Presiden Palestina Mahmoud Abbas
Abbas mengutuk keras pembunuhan tersebut, dan menggambarkannya sebagai “tindakan pengecut dan perkembangan yang berbahaya”, menurut pernyataan dari kantor berita resmi Wafa. Presiden juga meminta warga Palestina untuk bersatu dan “bersabar serta tabah dalam menghadapi pendudukan Israel”
2. Pejabat Senior Hamas Sami Abu Zuhri
“Pembunuhan Saudara Haniyeh oleh pendudukan Israel adalah eskalasi serius yang bertujuan untuk mematahkan keinginan Hamas dan keinginan rakyat kami serta mencapai tujuan palsu. Kami menegaskan bahwa eskalasi ini akan gagal mencapai tujuannya. Hamas adalah sebuah konsep dan institusi, bukan manusia. Hamas akan terus melanjutkan jalur ini terlepas dari pengorbanannya dan kami yakin akan kemenangan,” katanya
3. Wakil Sekretaris Jenderal Jihad Islam Palestina Muhammad al-Hindi
“Pembunuhan ini tidak hanya ditujukan pada perlawanan Palestina dan Hamas pada khususnya, tetapi juga ditujukan pada . Israel berada di ambang kehancuran, dan reaksinya mencerminkan kebingungan dan ketidakmampuan untuk mencapai tujuan apa pun. Israel menghadapi perlawanan seperti itu untuk pertama kalinya dalam sejarahnya,” katanya.

















