DBD juga Menyerang Malaysia, Tembus 41.565 Kasus dan 4 Orang Meninggal Dunia
Thomas Pulungan
KUALA LUMPUR, (ERAKINI) - Tak hanya di Indonesia, demam berdarah danque (DBD) juga menyerang negara tetangga Malaysia. Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) melaporkan empat kematian akibat komplikasi demam berdarah selama Pekan Epidemiologi ke-12 yang terjadi pada periode 17 hingga 23 Maret 2024.
Direktur Jenderal Kesehatan Kementerian Kesehatan Malaysia DR Muhammad Radzi Abu Hassan dalam keterangannya dikutip Antara, Senin (1/4/2024), mengatakan, pada Pekan Epidemiologi yang sama, jumlah kasus demam berdarah mencapai 3.041 orang.
Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan minggu sebelumnya yang mencapai 2.905 kasus demam berdarah. Secara kumulatif penyakit DBD hingga Pekan Epidemiologi ke-12 di Malaysia telah mencapai 41.565 kasus.
Angka tersebut melonjak cukup jauh jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 26.222 kasus. Sedangkan jumlah kumulatif kematian akibat demam berdarah hingga Pekan Epidemiologi ke-12 tahun ini mencapai 28 kasus. Pada tahun 2023 hanya mencapai 17 kasus pada periode yang sama.
Selangor menjadi titik ditemukannya kasus demam berdarah terbanyak, yakni 118 lokasi. Lalu di Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur dan WP Putrajaya terdapat di 13 lokasi, di Penang ditemukan di enam lokasi, di Perak ditemukan di dua lokasi, serta di Negeri Sembilan dan Johor masing-masing ditemukan di satu lokasi.
















