AS dan Inggris Kembali Luncurkan Serangan Udara ke Yaman, Termasuk Sanaa
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) - Amerika Serikat (AS) dan Inggris telah melancarkan serangan udara di Yaman, termasuk ibu kota, Sanaa. Serangan itu dilaporkan oleh sebuah stasiun televisi yang dijalankan oleh kelompok pemberontak Houthi. Sementara Pentagon mengatakan bahwa pihaknya menargetkan fasilitas penyimpanan senjata canggih dalam serangan tersebut.
Melansir Aljazeera, pada hari Minggu (10/11/2024) TV Al Masirah melaporkan bahwa sebagian Sanaa, wilayah utara provinsi Amran dan daerah lainnya terkena serangan semalam. Belum ada laporan mengenai korban jiwa.
“Saksi mata mengatakan mereka mendengar suara ledakan keras dan ledakan di berbagai wilayah di Sanaa,” katanya dikutip dari Aljazeera, Minggu (10/11/2024).
Pentagon mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa mereka menargetkan fasilitas-fasilitas yang berisi berbagai senjata yang digunakan untuk menargetkan kapal-kapal militer dan sipil yang berlayar di perairan internasional di seluruh Laut Merah dan Teluk Aden.
Baik As maupun Inggris, keduanya telah berulang kali melakukan serangan di Yaman sejak Januari untuk menghentikan pemberontak Houthi menyerang kapal-kapal komersial terkait Israel yang melewati Laut Merah. Pada bulan Juli, serangan di provinsi Hodeidah menewaskan sedikitnya 16 orang, kata kelompok .















