Tank Israel Maju ke Utara dan Selatan Gaza, Sasar Pasukan Terakhir Hamas
Akhmad Baihaqi Arsyad







Dalam aksi itu, sedikitnya 6 warga Palestina dan menghancurkan beberapa rumah, menurut pengakuan para penduduk, sebagaimana dilansir dari Arab News, Minggu (30/6/2024).
Menurut kesaksian warga, tank-tank Israel, yang kembali ke Shejaia 4 hari lalu, menembakkan peluru ke beberapa rumah, menyebabkan banyak keluarga terjebak di dalam dan tidak bisa keluar.
Militer Israel mengatakan pasukan yang beroperasi di Shejaia selama beberapa hari terakhir telah membunuh beberapa pria bersenjata Palestina, menemukan senjata, dan menyerang infrastruktur militer. Pada hari Sabtu (29/6/2024) mereka mengumumkan kematian dua tentara Israel di Gaza utara.
Sayap bersenjata Hamas dan Jihad Islam yang bersekutu melaporkan pertempuran sengit di Shejaia dan Rafah, dan mengatakan bahwa pejuang mereka telah menembakkan roket anti-tank dan bom mortir terhadap pasukan Israel yang beroperasi di sana.
Lebih dari 8 bulan setelah perang udara dan darat Israel di Gaza, para militan terus melancarkan serangan terhadap pasukan Israel, beroperasi di wilayah yang menurut tentara Israel telah mereka kuasai beberapa bulan lalu.
Upaya mediator Arab, yang didukung oleh Amerika Serikat, sejauh ini gagal mencapai gencatan senjata. Hamas mengatakan kesepakatan apa pun harus mengakhiri perang dan menyebabkan penarikan penuh Israel dari Gaza. Israel mengatakan mereka hanya akan menerima jeda sementara dalam pertempuran sampai Hamas, yang memerintah Gaza sejak 2007, dilenyapkan.
