Suasana upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman KBRI Windhoek, Senin (17/8/2026). (Foto: KBRI Windhoek)
WINDHOEK, (ERAKINI) - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Windhoek, Namibia, menyelenggarakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman KBRI Windhoek, Senin (17/8/2026).
Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri pejabat serta staf KBRI Windhoek, masyarakat Indonesia di Windhoek, hingga kalangan media .
Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Republik Namibia dan Republik Angola, Mirza Nurhidayat, bertindak sebagai pembina upacara. Sementara itu, Staf KBRI Windhoek Asti Upiastirin dipercaya sebagai pemimpin upacara.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Dubes Mirza mengajak seluruh peserta mengheningkan cipta sebagai bentuk duka cita dan solidaritas terhadap para korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) pada upacara tersebut terdiri atas tiga putri pejabat dan staf KBRI Windhoek, yakni Diah Cahyani Ramadhan (19), mahasiswa BINUS University, Aura Syifa Nareswari (19), mahasiswa Namibia University of Science and Technology (NUST), serta Smilla Ameera Hadya Beslit (13), siswi Windhoek High School.
Suasana peringatan kemerdekaan juga diwarnai keberagaman budaya Indonesia melalui penggunaan pakaian adat dari berbagai daerah, seperti Aceh, Lampung, Jawa, Kalimantan, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
Pada kesempatan yang sama, KBRI Windhoek menyerahkan penghargaan kepada enam pegawai setempat dan satu pegawai honorer yang telah mengabdi selama 10 hingga 20 tahun. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mereka bagi KBRI Windhoek.
Untuk menjangkau masyarakat dan diaspora Indonesia yang berada di Angola, upacara disiarkan secara langsung melalui kanal media sosial KBRI Windhoek. Selain itu, KBRI Windhoek juga menghimpun ucapan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dari warga negara Indonesia (WNI), diaspora Indonesia, dan Friends of Indonesia di Namibia maupun Angola yang kemudian ditayangkan melalui kanal YouTube KBRI Windhoek TV.
Usai upacara, Dubes Mirza Nurhidayat bersama Ny. Maya Mirza melakukan pemotongan tumpeng yang disaksikan seluruh peserta.
Dalam kesempatan tersebut, Mirza menyampaikan apresiasi atas partisipasi masyarakat Indonesia di Namibia dan Angola dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
"Saya serta mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat kebangsaan dan kebersamaan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (18/8/2026).
Rangkaian kegiatan peringatan kemerdekaan kemudian dilanjutkan dengan aksi donor darah yang digelar bekerja sama dengan Blood Transfusion Service of Namibia (NamBTS).
Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus kontribusi masyarakat Indonesia kepada masyarakat Namibia. NamBTS pun mengapresiasi inisiatif KBRI Windhoek dalam mendorong donor darah sukarela serta membantu menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sebelumnya, pada 8 Agustus 2026, KBRI Windhoek juga menggelar Acara Masyarakat di Wisma Duta Besar RI. Kegiatan tersebut diisi berbagai perlombaan yang melibatkan keluarga besar KBRI Windhoek dan Friends of Indonesia.
Acara itu turut diikuti anak-anak Namibia serta keluarga Kedutaan Besar Malaysia di Windhoek.
KBRI Windhoek menyatakan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Namibia menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan masyarakat Indonesia di Namibia dan Angola, memperkuat hubungan dengan Friends of Indonesia, serta menumbuhkan semangat kepedulian sosial melalui kegiatan donor darah.