1.000 Petugas Haji Akan Dikerahkan Saat Wukuf Arafah
Fajar WH
MAKKAH, (ERAKINI) - Panitia haji Indonesia menyiapkan 1.000 petugas saat puncak haji nanti. Mereka akan ditempatkan di lokasi-lokasi yang akan dipadati jemaah haji Indonesia saat melakukan wukuf di Arafah, mabit di Mina dan Muzdalifah.
Skenario saat puncak haji nanti menekankan pelayanan dan perlindungan maksimal untuk jemaah haji. "Ini demi memaksimalkan pelayanan dan perlindungan jemaah," kata Kepala Satuan Operasi Armuzna, Harun Arrasid, saat memberikan pemaparan skenario puncak haji di kantor Daker Makkah, Rabu (5/5/2024).
Menurut Harun, petugas-petugas itu di antaranya akan ditempatkan di pos Mina, pos rute, jalur Jamarot dan tenda jemaah.
Tantangan tahun ini, menurut Harun adalah jarak antara tenda dengan Jamarot yang cukup jauh. Jarak yang cukup jauh ini bisa memunculkan potensi kelelahan pada jemaah.
"Ini tugas yang tak ringan. Perlu kesiagaan dan kesiapan mental petugas. Karena gong haji itu Arafah," katanya.
Harun berharap agar semua skenario bisa berjalan baik. Menurut Kadaker Makkah, Khalilurrahman saat ini persiapan layanan di Armuzna sudah maksimal. Tim secara maraton menyiapkan segala sesuatu agar layanan saat puncak haji bisa maksimal.
Jumlah sumber daya manusia yang akan jadi pelayan jemaah haji di antaranya tim kesehatan, pembimbing ibadah hingga layanan safari wukuf untuk di Arafah.
Namun, meski persiapan petugas sudah maksimal, Khalilurrahman meminta jemaah tetap menjaga diri.
















