Palestina Tuding Israel Eksploitasi Perang untuk Rebut Masjid Al-Aqsa
Akhmad Baihaqi Arsyad







Hal itu disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri Palestina pada Jumat (22/12/2023). “Israel mengeksploitasi kesibukan atas perang genosida di Jalur Gaza dan melakukan lebih banyak aksi Yudaisasi terhadap Masjid Al-Aqsa,” kata Kemlu Palestina lewat pernyataan.
Pihaknya mengutuk keras serangan pasukan Israel terhadap jamaah Palestina dan larangan masuk ke Masjid Al-Aqsa serta mengecam serangan terhadap jurnalis yang ada di lokasi kejadian.
Pada Jumat (22/12/2023) pagi setelah melarang warha Palestina masuk ke Masjid Al-Aqsa untuk salat Jumat, polisi Israel menyerang warga di Yerusalem Timur.
Polisi Israel menembakkan bom suara dan gas air mata ke warga Palestina, menurut salah seorang saksi mata. Sejumlah besar polisi diterjunkan di pintu gerbang Kota Tua Yerusalem dan dibangun pos pemeriksaan untuk menghalangi jamaah melintas. Hanya lansia saja yang diizinkan menyeberang.
Sejak konflik terbaru Gaza meletus pada 7 Oktober, polisi Israel telah memberlakukan pembatasan ketat akses masuk ke masjid, terutama pada Jumat (22/12/2023).
Kelompok ekstrem pemukim Israel di Tepi Barat juga semakin intens menyerang warga Palestina, situasi yang dikecam PBB dan sejumlah negara. (ant)
