Ratusan Caleg DPR-RI dari wilayah Sumut bersaing sengit memperebutkan kursi ke Senayan. Khusus Dapil Sumut I, sejumlah nama besar masih bersaing alot. Foto: Ilustrasi/DPR
JAKARTA, (ERAKINI) - Ratusan Caleg DPR RI dari wilayah Sumatera Utara (Sumut) bersaing sengit memperebutkan kursi ke Senayan pada Pemilu 2024. Khusus Dapil Sumut I, sejumlah nama besar masih bersaing alot untuk memperebutkan 10 kursi ke DPR RI.
Terdapat 580 kursi DPR RI yang diperebutkan pada dari 84 dapil di Indonesia. Sumatera Utara pada terbagi dalam 3 Dapil, yakni Sumut I, Sumut II, dan Sumut III. Masing-masing dapil mendapat kouta maksimal, yani 10 kursi.
Berbeda dengan DPD, Caleg DPR tidak otomatis lolos walaupun mendapatkan perolehan suara besar di partainya. Bersarkan Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017, parpol peserta pemilu wajib memenuhi ambang batas (parliamentary threshold) perolehan suara parlemen minimal 4% dari jumlah suara sah secara nasional.
Setelah lolos parliamentary threshold, suara partai baru dapat dikonversi menjadi kursi dengan metode Sainte Lague. Parpol yang memenuhi ambang batas akan dibagi dengan bilangan pembagi 1 yang diikuti secara berurutan dengan bilangan ganjil 3, 5, 7 dan seterusnya.
Sebagai contoh Dapil Sumut I memiliki alokasi 10 kursi, maka kursi pertama akan ditentukan berdasarkan jumlah perolehan suara partai di bagi 1. Sedangkan kursi kedua akan ditentukan berdasarkan perolehan suara partai dibagi 3,5,7 dan seterusnya.
Artinya, partai dengan perolehan suara terbanyak bisa jadi mendapatkan kursi lebih dari 1 jika setelah dengan pembagian metode,3,5,7, dan seterusnya, tetap memperoleh suara terbanyak.
Jika melihat data perolehan suara sementara partai secara nasional hingga Senin (19/2/2024) pukul 12.00 WIB ( (56,36% TPS), terdapat sembilan partai yang sudah memenuhi ambang batas minimal 4%. Kesembilan partai tersebut, yakni PDIP (16,01%), Golkar (14,34%), Gerindra (12,45), PKB (11.07%), NasDem (8,99%), PKS (7,46%), Demokrat (7,3%), PAN (6,92%), dan PPP (4,19%).
Sementara itu, Dapil Sumut 1 hingga pukul 13.00 WIB, KPU telah menerima data 5.530 dari 15.731 TPS (35,15%). Data sementara, nama-nama besar seperti Sofyan Tan (PDIP), Musa Rajekshah (Golkar), Meutya Hafid (Golkar), Prananda Surya Paloh (NasDem), dan Tifatul Sembiring (PKS), memiliki peluang lolos ke Senayan.
Sementara nama Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly, (PDIP), pengacara Ruhut Sitompul (Golkar), dan mantan Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno, berpotensi gagal lolos dari dapil 'neraka" tersebut. Di Dapil Sumut 1 juga terdapat tokoh-tokoh lokal yang berpotensi gagal ke Senayan, seperti mantan Wali Kota Medan, Rahudman Harahap dan Abdillah. Suara kedua caleg NasDem itu masih sangat kecil.
Berikut daftar caleg top DPR-RI dari Dapil Sumut 1, yang berpeluang lolos dan gagal ke Senayan berdasarkan perolehan suara data KPU hingga pukul 13.00 WIB, dikutip dari laman https://pemilu2024.kpu.go.id:
1. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
- Ashari Tambunan: 26.048