Wakil Rais Aam PBNU Sesalkan Bentrokan FPI dan PWI-LS di Pemalang
Abdul Rahman Ahdori
PEMALANG, (ERAKINI) - Wakil Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Afifuddin Muhajir, angkat suara menanggapi bentrokan yang melibatkan simpatisan Front Persatuan Islam (FPI) dan massa Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI-LS) di Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Rabu (23/7/2025) malam.
Melalui akun Facebook pribadinya, Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Situbondo, Jawa Timur itu menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden tersebut.
"Seandainya mereka tahu di sana ada musuh yang sesungguhnya tentu tidak akan mau bentrok dengan saudara-saudaranya sendiri," tulis Kiai Afif dalam unggahannya yang dikutip erakini, Kamis (24/7/2025).
Kiai Afif dikenal sebagai salah satu ulama pakar fikih dan ushul fikih yang disegani di kalangan Nahdlatul Ulama maupun akademisi. Ia merupakan murid langsung dari KHR As’ad Syamsul Arifin, pendiri Pesantren Sukorejo, dan telah mengabdikan hidupnya di lingkungan pesantren. Seluruh pendidikan formalnya ditempuh di pesantren, kecuali jenjang magister yang diselesaikannya di Universitas Islam Malang (Unisma).
Bentrokan di Acara Tabligh Akbar
Bentrokan antar dua ormas tersebut pecah saat acara tabligh akbar dalam rangka Peringatan Tahun Baru Islam dan Haul KH Muhammad Hasyim yang digelar Majelis Baburrohmah Petarukan, Rabu malam.
















