BMKG: 9 Wilayah Termasuk Jakarta, Jabar, Jateng hingga Jatim Siaga Angin Kencang Hari Ini
Akhmad Baihaqi Arsyad






Imbauan itu disampaikan oleh BMKG dalam siaran resminya tentang prospek cuaca mingguan periode 2-4 September 2025. Berikut ini 9 wilayah yang diimbau BMKG untuk siaga adanya potensi angin kencang!
1. Aceh,
2. DKI Jakarta,
3. Jawa Barat,
4. Jawa Tengah,
5. Jawa Timur,
6. NTT,
7. Maluku,
8. Sulawesi Tenggara,
9. Sulawesi Selatan.
Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi di beberapa wilayah. Berikut ini wilayah yang diimbau siaga hujan lebat!
1. Sumatra Selatan,
2. Bengkulu,
3. Kalimantan Utara,
4. Papua Barat,
5. Papua Tengah,
6. Papua Pegunungan,
7. Papua,
8. Papua Selatan.
Menurut BMKG, cuaca di Indonesia saat ini umumnya didominasi oleh kondisi cerah berawan hingga hujan ringan. Namun demikian, BMKG mengimbau waspada adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang yang terjadi di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan.
Sejak akhir Agustus 2025, Monsun Australia terpantau lebih kuat dari normalnya dan diperkirakan masih aktif hingga pertengahan September mendatang. Kondisi ini berdampak pada dominasi cuaca cerah berawan di wilayah selatan Indonesia, disertai angin timuran yang bertiup lebih kencang serta peningkatan tinggi gelombang di perairan selatan Jawa hingga Nusa Tenggara. Meski demikian, hujan dengan intensitas ringan hingga lebat juga berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.
Kondisi hujan signifikan tersebut dipicu oleh berbagai faktor dinamika atmosfer. Secara global, nilai Dipole Mode Index (DMI) menunjukkan nilai negatif yang dapat meningkatkan aktivitas konvektif pemicu hujan di wilayah Indonesia bagian barat. Aktivitas gelombang atmosfer, ditambah suhu permukaan laut yang hangat, turut meningkatkan pembentukan awan hujan. Selain itu, Sirkulasi Siklonik terpantau berada di Perairan barat Sumatra Barat, yang membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) dan pertemuan angin (konfluensi) di Perairan barat Lampung hingga Bengkulu sehingga potensi hujan semakin meningkat.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan, tanah longsor, serta gangguan transportasi dalam beberapa hari ke depan. Potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga perlu diantisipasi, terutama di wilayah yang mengalami kondisi kering. Pastikan saluran drainase di sekitar rumah tetap bersih, ikuti perkembangan informasi cuaca resmi dari BMKG, dan sesuaikan rencana aktivitas dengan prakiraan terbaru. Bagi nelayan dan pengguna jasa penyeberangan, harap memperhatikan peringatan terkait potensi angin kencang dan gelombang tinggi di perairan sekitar.
