Awalnya, Presiden Prabowo menyampaikan solusi pemerintah dalam memutus mata rantai kemiskinan absulut dengan membentuk Sekolah Rakyat. Pemerintah, kata Prabowo, sejauh ini sudah membangun 100 Sekolah Rakyat. Pemerintah menargetkan menambah lagi 100 Sekolah Rakyat pada 2026, dan seterusnya bertambah 100 setiap tahunnya.
Selain itu, tahun ini pemerintah merenovasi setidaknya 13.800 sekolah dan 1.400 madrasah. Sampai dengan akhir tahun ini, 288.000 layar pintar akan kami distribusikan ke sekolah-sekolah hingga ke pelosok, agar anak-anak di desa tak lagi tertinggal dan dapat mengikuti pelajaran dari guru-guru terbaik yang mengajar secara virtual.
Bagaimana dengan sekolah lain? Prabowo menyebut pemerintah juga sudah membangun sekolah-sekolah unggulan.
"Kita sedang membangun sekolah unggulan untuk mengejar ketertinggalan di bidang dan teknologi. Kita bentuk Sekolah Unggul Garuda, rencananya 20, dan akan ada 80 Sekolah Unggul Garuda Transformasi. Sekolah-sekolah yang sudah ada ikut dengan program ini," ujar Presiden Prabowo.
Sidang tahunan MPR dan sidang bersama DPR/DPD RI ini dihadiri oleh Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden Ke-7 RI Joko Widodo, Wakil Presiden Ke-6 RI Try Sutrisno, Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 RI Jusuf Kalla, Wakil Presiden Ke-11 RI Boediono, dan Wakil Presiden Ke-13 RI Ma’ruf Amin. Selain itu, hadir sejumlah Ketua Parlemen ASEAN, sejumlah duta besar negara sahabat, para pimpinan lembaga negara, serta para menteri Kabinet Merah Putih.
Diketahui, SMA Taruna Nusantara selama ini dikenal sebagai kawah candradimuka para calon pemimpin masa depan. Banyak lulusan SMA Taruna Nusantara yang sukses berkiprah di berbagai bidang, termasuk dalam jajaran Kabinet Merah Putih saat ini.
SMA Taruna Nusantara awalnya hanya ada di Magelang, yang diresmikan pada tahun 1990. Saat ini SMA Taruna Nusanara sudah punya 3 kampus, yakni Magelang, Malang, dan Cimahi. Tahun ini, sedang dibangun tiga kampus baru, yakni Pagar Alam, Sumatera Selatan; IKN, Kalimantan Timur; dan Langowan, Minahasa, Sulawesi Utara.
Siswa untuk ketiga lokasi baru tersebut sudah disiapkan. Tahun ini SMA Taruna Nusantara menerima sebanyak 1.461 siswa baru. Siswa angkatan ke-36 ini akan dibagi ke-3 kampus tersebut. Sembari menunggu pembangunan ketiga kampus baru selesai, para siswa akan ditempatkan sementara di kampus Cimahi dan Malang.