Kemkomdigi: Indonesia Harus Masuk Rantai Pasok AI Global, Bukan Hanya Jadi Pengguna Teknologi
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) - Indonesia dihadapkan pada momentum penting dalam persaingan teknologi global. Di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI), pemerintah mengingatkan bahwa Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar atau pengguna teknologi, tetapi harus mengambil posisi strategis dalam rantai pasok industri AI dunia.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria, yang menilai persaingan global saat ini telah bergeser jauh melampaui pengembangan aplikasi AI. Menurutnya, negara-negara kini berlomba menguasai sektor-sektor fundamental seperti industri semikonduktor, pusat data (data center), hingga mineral kritis yang menjadi tulang punggung ekosistem AI.

















