Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kemenag RI Prof. Abu Rokhmad saat meninjau langsung pelaksanaan AKMI 2024 di MAN 6 Jakarta Timur, Kamis (22/8/2024). (Foto: Kemenag)
JAKARTA, (ERAKINI) - Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) 2024 yang digelar serentak di 34 provinsi dan diikuti oleh 530.486 siswa dari 12.573 madrasah telah dimulai sejak hari Senin 19 Agustus 2024. Acara ini akan berlangsung hingga tanggal 31 Agustus 2024.
Hari ini, Kamis (22/8/2024), Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kemenag RI meninjau langsung pelaksanaan 2024 di MAN 6 Jakarta Timur. Hadir mendampingi peninjauan , Kakanwil Kemenag DKI Jakarta dan Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag DKI Jakarta.
“Hari ini saya bersama Pak Kanwil dan Bu Kabid hadir di MAN 6 Jakarta untuk meninjau dan momonitor pelaksanaan AKMI yang sejak hari Senin yang lalu sudah mulai berlangsung di seluruh Indonesia. Tadi saya sempat meninjau anak-anak waktu mereka mengerjakan AKMI, dan mereka menunjukkan antusiasme yang luar biasa,” sebut Prof. Abu Rokhmad saat ditemui di MAN 6 Jakarta, Kamis (22/8/2024).
Dikatakan oleh Prof. Abu Rokhmad, meski soal-soal AKMI berbeda dengan soal-soal ujian atau tes pada umumnya, namun menurut pengakuan siswa saat peninjauan, mayoritas bisa mengerjakan dengan baik. “Memang ini kan namanya asesmen, jadi mirip-mirip seperti ujian. Jadi tentu jika ditanyakan kepada mereka bagaimana apakah soalnya susah atau mudah, ya mostly ada yang mengatakan bisa dikerjakan dengan baik,” katanya.
Sesuai dengan niat awal, lanjut Prof. Abu Rokhmad, pelaksanaan AKMI ini akan dijadikan sebagai langkah perbaikan untuk memberikan treatment yang tepat bagi siswa-siswi madrasah. Dia berharap AKMI tahun 2024 lancar dan sukses baik pada pelaksanaannya maupun hasilnya.
“Kementerian Agama berusaha untuk konsisten. Jadi, hasil AKMI tidak sekadar kami jadikan sebagai arsip dan dokumen semata tetapi juga kami jadikan sebagai tools atau alat untuk melakukan berbegai macam perbaikan-perbaikan dan treatment. Ini yang kita harapkan pelaksanaan AKMI di tahun 2024 ini,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Prof. Abu Rokhmad berpesan kepada para siswa-siswi peserta AKMI 2024 ini untuk melakukannya dengan senang dan gembira, tentunya sebagai langkah baik untuk pengukuran kemampuan di bidang literasi membaca, numerasi, sains dan sosial budaya.
“Untuk anak-anakku yang sedang melaksanakan AKMI mulai dari Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) hingga Madrasah Aliyah (MA), ikuti AKMI tahun ini dengan happy dengan enjoy, dengan senang dan gembira. Karena ini sesungguhnya adalah asesmen atau pengukuran untuk kemampuan kita di bidang literasi membaca, numerasi, sains dan sosial budaya. Jadi, ini tes yang menggembirakan. Tes yang membuat kita bahagia karena setelah AKMI diselesaikan maka akan ada treatment dan perbaikan-perbaikan,” katanya.
Sementara itu, Ketua PMU Arif Rahman mengatakan bahwa sejauh ini dari hasil montitoring, AKMI 2024 berjalan dengan lancar. Nantinya, hasil AKMI ini akan menjadi referensi untuk perbaikan madrasah dan ada tindak lanjut baik untuk siswa maupun guru dan tenaga pendidik kaitannya dengan peningkatan mutu, kualitas dan profesionalitas untuk pembelajaran ke depan.
“Dari hasil monitoring kami alhamdulillah berjalan dengan lancar dan sukses, kita harapkan sampai selesai juga lancar dan sukses. Sekali lagi ini akan menjadi referensi kami untuk menjadi perbaikan-perbaikan madrasah di kedepannya khususnya untuk siswa-siswi kita. Setelah AKMI selesai, kita akan mendapatkan gambaran bagaimana literasi numerasinya, literasi sosial budayanya, literasi sainsnya. Tentu, tindaklanjutnya nanti guru, tenaga pendidikan (tendik) dan juga siswa-siswinya mendapatkan gambaran untuk mengembangkan dan terus meningkatkan dirinya, profesionalitasnya untuk pembelajaran lebih baik ke depan,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag DKI Jakarta Viola Cempaka mengatakan bahwa peningkatan untuk literasi siswa-siswi madrasah di DKI Jakarta sudah mendapatkan capaian-capaian yang lebih baik. Sehingga, dia berharap agar pelaksanaan AKMI tahun 2024 di DKI Jakarta berjalan dengan baik.
“Insyaallah madrasah-madrasah di DKI Jakarta dalam pelaksanaan AKMI ini dapat berjalan lebih baik, lebih sukses dan lebih optimal sehingga dapat tercapai apa yang menjadi pelaksanaan tujuan dari AKMI 2024 ini,” katanya.
Selain itu, dia juga berharap DKI Jakarta menjadi barometer tingkat nasional khususnya pada AKMI. Pihaknya akan terus mengupayakan hal itu untuk bisa lebih optimal. “Kita juga berharap bahwa DKI Jakarta ini terus bisa menjadi barometer tingkat nasional khususnya pada AKMI dan mudah-mudahan untuk peningkatan literasi numerasi, sains dan juga sosial budaya di DKI Jakarta bisa mendapatkan hasil yang paling baik,” katanya.
Kepala MAN 6 Jakarta Timur Retno Dewi Utami mengatakan bahwa untuk persiapan siswa-siswinya mengikuti AKMI, pihaknya mencoba untuk mendalami dan mengadakan simulasi literasi numerasi, sains dan sosial budaya, termasuk juga menyiapkan laboratorium dan komputer.
“Alhamdulillah persiapan kami dalam melaksanakan AKMI 2024 untuk siswa, kami mencoba untuk mendalami persiapan dengan mengadakan simulasi literasi numerasi, sains dan sosial budaya. Di satu sisi kita juga menyiapkan kesiapan tempat pelaksanaan laboratorium dan sepanjang sampai saat ini berjalan dengan lancar dan sukses. Kami melaksanakan pemantapan materi paling tidak untuk me-refresh anak-anak dalam bidang literasi numerasi, sains dan sosial budaya. Hal itu kami persiapkan kira-kira satu pekan sebelum pelaksanaan,” katanya.
Menurutnya, soal AKMI karena merupakan literasi, maka sedikit berbeda dengan soal-saoal yang ada di madrasah sehari-hari. Sehingga, para siswa-siswi madrasah mendapatkan tambahan pengetahuan. “Harapannya mudah-mudahan anak-anak kami dan siswa-siswa yang mengikuti pelaksanaan AKMI ini dapat mencerminkan proses KBM yang sudah kita laksanakan, tentunya harapan kita mendapatkan hasil yang baik,” katanya.
Salah satu siswi kelas XI MAN 6 Jakarta Timur, Adinda Yulia Prameswi (17) mengaku bahwa dirinya dan teman-temannya bisa mengerjakan soal AKMI 2024 dengan lancar karena dari pihak sekolah sudah melakukan persiapan dan simulasi,
“Alhamdulillah lancar si. Nggak ada kendala. Dari kemarin sewaktu persiapan atau simulasi juga tidak ada kendala. Persiapannya mengecek komputer, cara login dan password-nya secara teknis. Dan pas ngerjainnya hari ini lancar alhamdulillah. Teman-teman juga pada lancar,” ujarnya.
Meski diakuinya bahwa soal AKMI memang berbeda dengan soal tes biasanya, namun Adinda mengaku bahwa dirinya mendapatkan pengalaman baru yang menarik. “Untuk pengalaman baru yang didapat, melihat soal ini banyak menemukan bahasa-bahasa baru. Bisa jadi bahan belajar baru dan menjadi pengalaman ke depannya,” katanya.