Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani dalam kegiatan "Jumpa Tokoh Nasional" di SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Jawa Timur. Foto: BMKG
MALANG, (ERAKINI) — Kepala BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) Teuku Faisal Fathani kembali ke almamaternya, SMA Taruna Nusantara. Namun, kali ini ia datang untuk berbagi pengalaman sekaligus menginspirasi para siswa SMA Taruna Nusantara.
Dalam kegiatan "Jumpa Tokoh Nasional" di SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Jawa Timur, Teuku Faisal mengingatkan para siswa agar memanfaatkan masa muda untuk membangun kompetensi, karakter, dan jejaring kepemimpinan. Pesan yang tak kalah penting, Teuku Faisal mengajak siswa untuk menjaga persaudaraan, tidak hanya selama bersekolah tetapi abadi setelah lulus.
"Di masa muda, semangat sangat tinggi dan tantangan terasa menarik. Pada masa ini juga Anda mulai membangun relasi dan karakter diri. Ketika Anda ada di sini, Anda bersaudara tidak hanya untuk tiga tahun, tetapi untuk selamanya," kata Teuku Faisal dikutip dari keterangan resmi BMKG, Kamis (16/7/2026).
Faisal juga menekankan pentingnya komunitas sebagai ruang tumbuh bagi calon pemimpin. Menurutnya, jejaring yang dibangun sejak di bangku sekolah akan menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan masa depan.
"Komunitas adalah tempat kita belajar, bertumbuh, dan saling menguatkan. Keluarga besar Taruna Nusantara merupakan jejaring yang akan terus terjalin sepanjang hayat. Dari komunitas yang kuat akan lahir kolaborasi dan kepemimpinan yang mampu membawa perubahan bagi bangsa," katanya.
Di hadapan ratusan siswa SMA Taruna Nusantara, Teuku Faisal menegaskan bahwa masa depan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kemajuan teknologi, tetapi juga oleh karakter dan semangat pengabdian generasi mudanya.
Dalam kegiatan bertajuk "Kedaulatan Teknologi untuk Bumi dan Kemanusiaan" itu, Faisal mengatakan penguasaan sains dan teknologi harus diarahkan untuk melindungi masyarakat dari berbagai risiko, mulai dari bencana hidrometeorologi hingga dampak perubahan iklim.
"Sasaran utama dan prioritas BMKG adalah menjaga keselamatan masyarakat dari ancaman bencana hidrometeorologi dan gempa bumi. Data yang akurat sangat penting untuk menyelamatkan nyawa, mengamankan aktivitas ekonomi masyarakat, serta melindungi infrastruktur vital negara. Untuk itu, kami terus memperkuat sistem peringatan dini agar masyarakat dapat lebih siap sebelum bencana terjadi," bebernya..
Ia menjelaskan, BMKG saat ini didukung ribuan pegawai yang bertugas di 191 Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang tersebar di seluruh Indonesia. Jaringan tersebut menjadi tulang punggung penyediaan informasi meteorologi, klimatologi, dan geofisika yang dibutuhkan masyarakat maupun pemerintah dalam mengambil keputusan.
Menurut Faisal, tantangan global seperti perubahan iklim, cuaca ekstrem, ketahanan pangan, dan energi menuntut lahirnya generasi yang tidak hanya cakap memanfaatkan teknologi, tetapi juga mampu mengembangkannya secara mandiri demi kepentingan bangsa.
Ia menambahkan, cita-cita mewujudkan Indonesia Emas 2045 hanya dapat dicapai apabila generasi muda memiliki disiplin, integritas, kemampuan beradaptasi, serta semangat mengabdi.
"Kalau kita bicara Generasi Emas, itu dimulai dari masa muda, yaitu sekarang. Masa muda yang sehat, berkarakter, disiplin, dan memiliki semangat untuk mengabdi bagi bangsa. Itulah fondasi Indonesia Emas yang kita cita-citakan pada tahun 2045," tegasnya.
Sementara itu, Kepala SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Mayjen TNI (Purn) M Mahbub Junaedi, mengungkapkan, kehadiran Teuku Faisal memiliki makna istimewa bagi para siswa. Selain memimpin salah satu lembaga strategis negara, Faisal merupakan lulusan angkatan pertama SMA Taruna Nusantara yang berhasil menorehkan kiprah di tingkat nasional.
"Kehadiran Bapak Kepala BMKG bukan sekadar kunjungan biasa, tetapi menjadi energi dan inspirasi bagi seluruh siswa. Beliau merupakan lulusan angkatan pertama SMA Taruna Nusantara dan menjadi salah satu bukti nyata bahwa pendidikan karakter dan kepemimpinan yang dibangun di sekolah ini mampu melahirkan pemimpin nasional di berbagai bidang," sebut Mahbub.
Ia berharap pengalaman dan perjalanan karier Kepala BMKG dapat memotivasi para siswa untuk terus belajar, berprestasi, serta berkontribusi bagi bangsa melalui berbagai bidang, termasuk penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Sebagai kampus yang relatif baru dalam keluarga besar SMA Taruna Nusantara, Kampus Malang memiliki komitmen kuat untuk menyiapkan generasi muda yang mampu menjadi pemimpin masa depan di berbagai sektor strategis.
“Harapan kami, kehadiran Bapak Kepala BMKG beserta jajaran dapat menjadi inspirasi bagi para siswa untuk terus belajar, berprestasi, dan mengabdikan diri bagi bangsa,” tukasnya.