Mahfud Minta Pegawai KPK Terlibat Pungli Ditangkap!
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI)-Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md meminta 93 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terlibat pungutan liar di Rutan KPK ditangkap.
"Ditangkap saja, tangkap saja," ujar Mahfud Md di sela-sela kunjungannya ke Universitas HKBP Nommensen, Medan, Sumatera Utara, Senin (15/1/2024).
Mahfud mengaku miris, lembaga antirasuah tersebut terlibat kasus hukum. Karena itu, jika dirinya dan Ganjar Pranowo terpilih menjadi presiden dan wakil presiden 2024-2029 dirinya akan membuat KPK benar-benar independen. Hal itu untuk mengatasi korupsi di Indonesia apabila memenangi Pilpres 2024.
"Iya kami perjuangkan agar KPK independen. Mungkin namanya seperti diusulkan bisa menjadi badan atau lembaga. Jangan komisi, karena komisi itu biasanya dianggap jangka pendek meskipun tergantung pada maksud pembuatnya. Kalau dikuatkan, ya, dikuatkan sekalian, dan kami bisa usulkan itu, dan itu sudah ada pada program kami," tuturnya.
Dalam waktu yang bersamaan, Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan akan menggelar sidang kode etik terhadap 93 pegawai yang terlibat dugaan pungutan luar di Rutan KPK, Rabu (17/1/2)2024) lusa.
"Kasus pungli rutan akan disidangkan para hari Rabu tanggal 17 dan seterusnya," ujar Anggota Dewas KPK Albertina Ho saat konferensi pers Laporan Kinerja Dewan Pengawas KPK Tahun 2023 di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Jakarta Selatan, Senin (15/1/2024).


















