Profil Aminudin Ma’ruf, Eks Ketua Umum PMII Calon Wakil Menteri Kabinet Prabowo-Gibran
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Presiden terpilih, Prabowo Subianto telah memanggil calon menteri, calon wakil menteri dan calon kepala badan pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Kertanegara, Jakarta Selatan pada Senin (14/10/2024) hingga Selasa (15/10/2024). Total ada 108 kandidat yang akan mengisi jabatan strategis pada pemerintahan lima tahun mendatang.
Diantara sosok yang dipanggil Prabowo yakni Aminudin Ma’ruf, eks ketua umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) 2014-2017. Mantan staf khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini mengaku diminta Prabowo membantu pemerintah di sektor ekonomi.
"Saya diminta Pak Prabowo membantu di bidang ekonomi," kata Aminuddin kepada wartawan, Selasa (15/10/2024).
Amin yang sempat menjabat Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran ini mengaku baru dipanggil Prabowo saat 1 jam sebelum akhirnya tiba di Kertanegara.
"Sekitar 1 jam sebelumnya tadi saya diminta untuk datang," kata dia.
Seperti apa sosok Aminudin Ma’ruf?
Aminuddin Ma’ruf dikenal sebagai salah satu perwakilan generasi milenial di lingkaran Istana. Saat menjabat sebagai Stafsus, dia dipercaya untuk membangun komunikasi dengan berbagai kelompok strategis seperti pesantren, mahasiswa, dan komunitas desa. Aminuddin juga berperan penting dalam kegiatan Nusantara Bersatu, sebuah pertemuan besar yang mempertemukan elemen relawan dengan Presiden Jokowi.
Aminudin lahir pada 27 Juli 1986 di Desa Tanahbaru, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, Aminuddin tumbuh di lingkungan keluarga petani dengan keterbatasan fasilitas. Ia baru merasakan akses listrik ketika duduk di kelas tiga sekolah dasar.
Aminudin tidak bisa dilepaskan dari bayang-bayang aktivis, dia merupakan Ketum PMII 2014-2017 yang menang lewat jalur voting pada Kongres PMII di Jambi.
















