Profil Letjen TNI (Purn) Herindra, Calon Kepala BIN Baru Pilihan Prabowo dan Jokowi
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi menunjuk Letnan Jenderal TNI (Purn) Muhammad Herindra sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) yang baru. Sehari sebelum Surat Presiden (Surpres) Nomor R51 dikirimkan ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Herindra diketahui bertemu Presiden terpilih, Prabowo Subianto pada Senin (14/10/2024).
Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) ini disebut-sebut berdiskusi banyak dengan Prabowo Subianto soal keamanan negara melalui peranan intelijen. Penunjukan Herindra sebagai Kepala BIN yang baru diharapkan dapat memperkuat pertahanan negara dari berbagai ancaman.
Seperti apa sepak terjang Herindra dalam di dunia militer dan politik? berikut profilnya:
Dilansir dari berbagai sumber, Rabu (1/10/2024), Herindra adalah lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1987 dan menerima penghargaan Adhi Makayasa sebagai lulusan terbaik. Pria kelahiran Magelang, 30 November 1964 ini memulai karir militernya di Komando Pasukan Khusus (Kopassus), unit elite TNI Angkatan Darat.
Selama berkarir, Herindra memegang sejumlah posisi strategis, termasuk sebagai Wakil Komandan Jenderal (Wadanjen) Kopassus pada 2013. Dua tahun kemudian, ia diangkat menjadi Kepala Staf Kodam III/Siliwangi, dan di tahun yang sama menjabat sebagai Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus.
Pada 2016, Herindra dipromosikan menjadi Pangdam III/Siliwangi. Setahun kemudian, ia ditunjuk sebagai Perwira Staf Ahli Tk. III Bidang Hubungan Internasional Panglima TNI. juga pernah menjabat sebagai Inspektur Jenderal (Irjen) TNI dari 2018 hingga 2020. Pada 22 Oktober 2020, ia dilantik menjadi Kepala Staf Umum (Kasum) TNI oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.














