Search

Arus Mudik, Sebanyak 812 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek hingga H-6 Lebaran

JAKARTA, (ERAKINI) - Arus mudik Idulfitri 1447 H/2026 mulai menunjukkan lonjakan signifikan. PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 812.342 kendaraan telah meninggalkan wilayah Jabotabek pada periode H-10 hingga H-6 (11–15 Maret 2026).

Angka tersebut mengalami kenaikan 9,6% dibandingkan kondisi normal, menandakan pergerakan mudik sudah dimulai lebih awal dari biasanya.

Arah Favorit Pemudik
Berdasarkan data dari 4 gerbang tol utama, arus kendaraan didominasi ke arah timur:
- Arah Timur (Trans Jawa & Bandung): 385.245 kendaraan (47,4%)
- Arah Barat (Merak): 254.896 kendaraan (31,4%)
- Arah Selatan (Puncak): 172.201 kendaraan (21,2%)

Untuk jalur utama:
-
Melalui GT Cikampek Utama (Trans Jawa): naik tajam 56,4%
- Melalui GT Kalihurip Utama (Bandung): turun 5,3%
- Melalui GT Cikupa (Merak): naik 4,8%
- Melalui GT Ciawi (Puncak): turun 7,3%

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengungkapkan bahwa pada H-6 (15 Maret 2026) saja, jumlah kendaraan mencapai 162.129 unit, melonjak 21,3% dari kondisi normal.

“Arus lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek terus mengalami peningkatan menjelang libur Hari Raya Idulfitri. Hal ini sejalan dengan pemberlakuan diskon tarif tol sebesar 30% yang diberlakukan pada Minggu, 15 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga Senin, 16 Maret 2026 pukul 24.00 WIB (H-6 hingga H-5 Lebaran), atau selama dua hari pada periode arus mudik,” ujar Rivan.

Peningkatan volume lalu lintas tersebut juga dipengaruhi oleh mulai berlakunya kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada hari ini, Senin (16/03). Kebijakan ini memberikan fleksibilitas bagi masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan lebih awal, sehingga sebagian pengguna jalan memilih memulai perjalanan mudik lebih cepat melalui ruas-ruas tol yang mengarah keluar wilayah Jabotabek.

“Selain itu, kebijakan WFA yang berlangsung selama lima hari pada tanggal 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026 juga turut mendorong masyarakat untuk melakukan perjalanan lebih awal. Karena itu, kami mengimbau pengguna jalan untuk memastikan kecukupan saldo kartu uang elektronik, serta mengimbau pengguna jalan untuk memanfaatkan aplikasi Travoy dalam merencanakan perjalanan dengan lebih baik, sehingga dapat memperoleh pengalaman perjalanan yang menyenangkan dan berkesan,” tambah Rivan.

Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk mengantisipasi perjalanan periode libur Hari Raya Idulfitri 1447 H/Lebaran 2026 dengan baik, serta merencanakan perjalanan dan manfaatkan informasi lalu lintas terkini secara real time melalui aplikasi Travoy.

“Sebelum memasuki jalan tol, pastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima, gunakan waktu dengan bijak dengan memanfaatkan waktu yang cukup untuk beristirahat di rest area, memastikan kecukupan BBM, dan saldo kartu uang elektronik serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan,” katanya.