Hal itu disampaikan oleh Anies saat menghadiri kegiatan dialog yang diselenggarakan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di Jakarta, Senin (11/12/2023) guna membahas perekonomian Indonesia.
Kedatangan Anies pukul 10.20 WIB di lokasi acara disambut tepuk tangan para pengusaha anggota Apindo. Kemudian, Anies dalam pemaparannya, mengaku memiliki visi untuk memakmurkan Indonesia.
"Kita sudah satu bangsa, satu negara, satu NKRI, dan satu Tanah Air. PR (pekerjaan rumah) kita selanjutnya adalah menjadi satu kemakmuran untuk Indonesia," kata Anies.
Mantan gubernur DKI Jakarta itu juga mengajak para pengusaha untuk mengurangi ketimpangan ekonomi di Indonesia. Anies pun mencontohkan negara Yugoslavia bubar bukan karena permasalahan etnis saja, tetapi juga karena masalah ketimpangan ekonomi di daerah-daerahnya.
"Kami ingin yang makmur jangan hanya di wilayah tertentu saja," tambah Anies.
Untuk menyejahterakan Indonesia, Anies mengungkapkan dirinya memiliki pendekatan 2 dimensi, yakni dimensi sektor dan dimensi teritorial.
Dimensi sektor contohnya soal pangan, pendidikan, kesehatan, dan sektor lainnya; sementara dimensi teritorial yakni terkait wilayah, seperti wilayah Sumatera, Sulawesi, Papua, dan wilayah lainnya.
Anies juga mengajak para pengusaha untuk mengantisipasi tantangan ekonomi ke depan untuk menjadi sebuah peluang. Menurut Anies, salah satu tantangan sektor ekonomi di dunia saat ini adalah soal iklim yang tidak tentu.
Sementara itu, Ketua Apindo Shinta Widjaja mengatakan organisasinya itu sudah mengalami dinamika perkembangan Indonesia karena sudah 71 tahun berdiri. Sehingga, para pengusaha di Apindo memiliki harapan untuk membangun negeri.