Hari Kesaktian Pancasila, Berikut Isi Ikrar yang Dibacakan saat Upacara
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Setiap 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila, sebuah momentum untuk mengenang keberanian para jenderal yang gugur dalam peristiwa Gerakan 30 September 1965 (G30S) sekaligus perlawanan terhadap berbagai kekuatan anti-Pancasila.
Gejolak yang muncul akibat G30S berhasil diredam oleh otoritas militer Indonesia saat itu. Sejak 1967, tanggal 1 Oktober kemudian ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila. Untuk mengenang tujuh perwira tinggi TNI yang menjadi korban, pemerintah membangun Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya, Jakarta Timur.
Setiap memperingati Hari Kesaktian Pancasila selalu dibacakan Ikrar Kesetiaan Pancasila, begini bunyinya:
Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, kami yang melakukan upacara ini menyadari sepenuhnya bahwa sejak diproklamasikan Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945, telah banyak rongrongan dari dalam maupun luar negeri terhadap NKRI.
Rongrongan tersebut dimungkinkan oleh karena kelengahan bangsa terhadap upaya menumbangkan Pancasila sebagai ideologi negara. Namun, dengan semangat kebersamaan yang dilandasi nilai-nilai luhur Pancasila, bangsa Indonesia tetap dapat mempertahankan tegaknya NKRI.
Maka di hadapan Tuhan Yang Maha Esa, dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran, dan keadilan demi keutuhan NKRI.”
















