38,7 Ton Logistik Darurat Diterjunkan bagi Warga Terdampak Bencana di Sumatera
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) - Pemerintah pusat terus mempercepat operasi kemanusiaan bagi wilayah terdampak bencana di Sumatera Barat (Sumbar). Sejak 28 November hingga 5 Desember 2025, total 22,7 ton bantuan berhasil dikirim melalui 47 sorti udara, menggunakan armada helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Basarnas, dan TNI AU.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari. Langkah ini diprioritaskan untuk menjangkau daerah-daerah yang terisolasi dan tidak dapat ditembus jalur darat.
Sejumlah lokasi yang mendapatkan pasokan darurat mencakup Kabupaten Agam, Solok, Lima Puluh Kota, Pesisir Selatan, hingga Padang Pariaman. Bantuan yang dikirim mencakup logistik pangan, perlengkapan non-pangan, serta obat-obatan penting bagi warga yang masih terjebak di area sulit akses.
Pada Jumat (5/12/2025), operasi udara melaksanakan 7 sorti dengan total muatan 2,6 ton. Bantuan diterbangkan menuju Matur dan Palembayan (Agam), Maligi dan Talamau (Pasaman Barat), serta Muaro Aie (Pesisir Selatan). Paket darurat yang diterjunkan mencakup sembako, makanan siap konsumsi, air mineral, obat-obatan, pakaian, selimut, hingga genset dan perangkat internet satelit untuk mendukung komunikasi lapangan.
Selain lewat udara, penyaluran logistik juga dilakukan melalui jalur darat oleh BNPB bersama pemerintah daerah untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar penyintas.
















