Ompreng MBG Diduga Mengandung Minyak Babi, BPOM Siapkan Uji Laboratorium
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) siap menindaklanjuti adanya dugaan food tray atau ompreng Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengandung minyak bagi. BPOM akan melakukan pengujian laboratorium untuk membuktikan kebenaran isu tersebut.
“Badan POM akan menindaklanjuti isu ini dalam bentuk pengujian. Kita punya laboratorium yang memungkinkan untuk melakukan tes tersebut,” ujar Kepala BPOM Taruna Ikrar, Rabu (27/8/2025), dikutip dari Antara.
Diketahui, beredar laporan yang menyebut wadah makanan tersebut mengandung minyak babi. Isu ini bermula dari laporan investigasi Indonesia Business Post di Chaoshan, Provinsi Guangdong, China. Media tersebut melaporkan adanya 30-40 pabrik yang memproduksi ompreng makanan untuk pasar global, salah satunya disebut-sebut masuk ke Indonesia.
Laporan itu juga menyebut dugaan pemalsuan label “Made in Indonesia” dan logo SNI pada produk buatan China, penggunaan bahan baja tipe 201 yang mengandung mangan tinggi, hingga indikasi penggunaan minyak babi dalam proses produksi.
Taruna menegaskan langkah pengujian laboratorium dilakukan demi memastikan fakta terkait isu yang beredar. Meski tidak menyebutkan jadwal spesifik, ia memastikan pengujian akan dilakukan dalam waktu dekat.















