Tak Terima Serang Prabowo, Bahlil: Anies Sok Merasa Punya Etika Tinggi
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI)-Serangan calon presiden nomor urut 1 Anies Rasyid Baswedan terhadap calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto di debat ketiga capres 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024) lalu terus mendapatkan sorotan dari berbagai kalangan.
Lebih-lebih, Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran yang terus melakukan serangan balik kepada Anies Baswedan. Sebut saja, Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran yang juga Menteri Investasi Bahlil Lahadalia yang mengkritik Anies karena bicara etika di debat.
Menurut dia, eks gubernur DKI Jakarta itu sok paling memiliki etika tinggi, padahal yang bersangkutan juga sama saja.
"Ya, itu kan Anies kan begitu modelnya. Pak Anies itu apa ya, debat tema lain bicara lain, tapi sok merasa punya etika yang tinggi, tapi ternyata yang bersangkutan etikanya kalian tahu sendiri," ujar Bahlil kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (9/1/2024).
Bahlil meminta kepada mantan Mendikbud RI 2014-2016 tersebut untuk tidak merasa paling pintar. Sebagai junior, Bahlil mengaku sedih.
"Jadi jangan merasa terlalu pintar juga dengan etika, tapi ya kita lihatlah modelnya kayak gitu. Sedih juga, sih, saya sebagai juniornya dia. Mas Anies itu, kan senior saya, tapi melihat standar etikanya ya seperti itu," ungkapnya.















