Kronologi Lengkap Dosen UIN Surakarta Tewas Dihabisi Tukang Bangunan
Akhmad Baihaqi Arsyad
SUKOHARJO, (ERAKINI) - Kronologi tewasnya seorang Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Surakarta di Desa Tempel, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, terungkap.
Dosen yang bernama Wahyu Dian Silviani (34) ternyata telah dihabisi oleh tukang bangunan berinisial DF yang sedang merenovasi rumah korban.
Berikut kronologi lengkap dan motif pelaku pembunuhan dosen UIN Surakarta,
Penemuan Jasad Korban
Pada hari Kamis (24/8/2023), salah satu teman korban Dian yang tinggal tidak jauh dari lokasi merasa curiga karena korban tidak tampak kelihatan seperti biasanya.
Akhirnya, dengan mengajak warga yang lainnya, dia mengecek rumah yang sedang ditinggali korban Dian.
Saat semua mengecek masuk ke dalam rumah, mereka melihat ada yang tidak beres dengan kasur yang ada di lantai. Kasur di lantai tersebut diangkat, mereka mendapati korban Dian yang telah tak bernyawa.
"Kondisi korban tertutup kasur. Saya geser kasurnya, ada korban lalu saya keluar lapor Polsek. Bercak darah di kasur dan dinding saja, tapi sudah agak kering," kata Indriyono (47), salah satu saksi kejadian.
Indriyanto menjelaskan bahwa jasad korban Dian ditemukan di rumah milik tetangganya yang merupakan teman korban. Rumah tempat ditemukannya jasad korban tersebut saat itu dalam kondisi terkunci dari luar. Korban Dian diketahui tinggal di rumah tersebut karena rumahnya sendiri tengah direnovasi.
Warga pertama yang masuk rumah korban mendapati beberapa bercak darah. Dia kemudian keluar dan langsung melaporkan kejadian itu, ke polisi.
Sejumlah petugas Polres Sukoharjo kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara penemuan mayat di Desa Tempel, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (24/8/2023).
Pelaku Berhasil Ditangkap
Polisi berhasil menangkap pembunuh Dosen UIN Surakarta, Wahyu Dian Silviani (23). Pelaku adalah pria berinisial DF (23) yang merupakan tukang bangunan yang sedang merenovasi rumah korban Dian. Polres Sukoharjo menghadirkan DF dalam konferensi pers Jumat (25/8/2023).
















