Ilustrasi - BMKG memperingatkan adanya potensi angin kencang yang akan melanda Jawa Barat dan potensi cuaca ekstrem di 5 wilayah RI pada 19-22 September 2025. (Foto: Pixabay).
JAKARTA, (ERAKINI) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi angin kencang yang diperkirakan melanda wilayah pada periode 19 hingga 22 September 2025.
Hal itu disampaikan oleh BMKG dalam siaran resminya terkait prospek cuaca mingguan yang dilansir Erakini dari laman resminya, Kamis (18/9/2025). Selain itu, sejumlah daerah di Indonesia juga berpotensi mengalami hujan deras yang dapat disertai petir dan angin kencang, yang dapat meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi.
Berdasarkan analisis terbaru, cuaca di berbagai wilayah tanah air didominasi oleh hujan ringan hingga lebat, dengan potensi peningkatan curah hujan berintensitas sedang hingga tinggi.
1. Bengkulu
2. Jawa Timur
3. Papua Tengah
4. Papua Pegunungan
5. Papua Selatan
Sementara itu, wilayah Jawa Barat menjadi satu-satunya provinsi yang mendapat peringatan khusus terkait potensi angin kencang dalam periode tersebut.
Di samping itu, daerah lain seperti Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Bali, Kalimantan (Barat, Tengah, Timur, Utara), Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, Papua Barat Daya, dan sejumlah wilayah lainnya juga berpeluang mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
“Informasi tersebut merupakan gambaran kondisi cuaca secara umum. Untuk data dan pembaruan lebih rinci, masyarakat disarankan mengakses situs resmi BMKG di www.bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, atau akun media sosial resmi @infoBMKG,” kata BMKG.
Dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem, BMKG menyampaikan beberapa imbauan penting bagi masyarakat, antara lain waspadai perubahan cuaca secara tiba-tiba, termasuk hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang.
“Hindari area terbuka saat terjadi petir, serta jauhi pohon besar, bangunan tua, dan struktur rapuh yang rawan roboh akibat angin kencang. Bersiap menghadapi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan longsor, yang dapat muncul sewaktu-waktu saat hujan lebat turun terus-menerus,” katanya.
BMKG menegaskan bahwa informasi prakiraan ini akan terus diperbarui sesuai dengan perkembangan atmosfer terbaru. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak panik, tetapi tetap siaga dan aktif mengikuti pembaruan cuaca.