Forum Buddhis: Pemasangan Stairlift Borobudur Beri Banyak Manfaat
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) - Pemasangan stairlift di Candi Borobudur bersamaan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis Emmanuel Macron dinilai memberikan banyak kemanfaatan. Kehadiran stairlift juga bentuk keluasan dan keterbukaan Borobudur yang berupaya memberikan kemudahan bagi siapapun yang akan berkunjung baik untuk aktivitas keagamaan, wisata, penelitian dan lain sebagainya.
Direktur Forum Buddhis Indonesia (FBI) Adian Radiatus menilai pemasangan stairlift jelas dilakukan secara hati-hati karena Borobudur adalah bangunan bersejarah yang sudah diakui dunia. Atas dasar itu, pemerintah seperti disampaikan Menteri Kebudayaan Fadli Zon juga telah melibatkan berbagai ahli untuk dimintai pertimbangan sebelum pemasangan stairlift. Di belahan negara lain, stairlift maupun chairlift yang digunakan untuk memudahkan akses bagi pengunjung situs warisan dunia juga dipasang seperti di Angkor Wat (Kamboja), Gereja Saint Peter Italia, Forbidden City (China) dan Parthenon Acropolis (Yunani).
"Tentu pemasangan ini sudah dipikirkan sangat matang, termasuk mengedepankan aspek konservasi candi itu sendiri. Pemerintah sebagai penanggung jawab utama tak mungkin ingin merusak apalagi menghancurkan sebuah situs peninggalan yang sangat amat bernilai. Komitmen itu tak perlu diragukan tujuannya untuk memberikan banyak manfaat namun tetap menjaga konstruksi maupun estetika candi secara menyeluruh," ujar Adian di Jakarta, Kamis (29/5/2025).















